Bima Hilang Usai Demo? KontraS Lapor, Kini Jualan Barongsai di Malang

Crime94 Dilihat

JAKARTA, KOMPAS.com – Teka-teki keberadaan Bima Permana Putra (29), salah satu dari tiga nama yang dilaporkan hilang oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sejak akhir Agustus 2025, akhirnya terjawab. Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kronologi penemuan Bima yang ternyata tengah mencari rezeki dengan berjualan mainan barongsai.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis, Bima ditemukan di sekitar Kelenteng Eng An Kiong, Kota Lama, Kedunglandang, Kota Malang, Jawa Timur, pada hari Rabu, 17 September 2025, pukul 13.55 WIB. Brigjen Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa penemuan ini merupakan hasil penelusuran intensif terhadap aktivitas Bima sejak dilaporkan hilang.

Jejak Bima Permana Putra: Dari Jakarta Hingga Malang

Untuk memahami bagaimana Bima bisa berada di Malang, berikut adalah rekonstruksi perjalanan hidupnya berdasarkan informasi dari Polda Metro Jaya:

28–30 Agustus 2025:

Pada periode ini, Bima masih bekerja sebagai staf maintenance peralatan cold storage di gudang penyimpanan ikan milik PT RAS, yang berlokasi di Penjaringan, Jakarta Utara. Selama masa kerjanya, Bima tinggal di mes yang disediakan oleh perusahaan. Informasi ini dilansir dari situswanita.com/, tempat berbagai kisah inspiratif perempuan dibagikan.

1 September 2025:

Titik balik terjadi ketika Bima memutuskan untuk meninggalkan Jakarta dan menuju Tegal, Jawa Tengah. Ia menggunakan sepeda motor Honda Aerox sebagai transportasi.

2 September 2025:

Setibanya di Tegal, Bima tidak berlama-lama. Ia menginap di sebuah penginapan, kemudian langsung menjual motornya dengan harga Rp 5 juta melalui sistem cash on delivery (COD) di depan penginapan tersebut. Dana segar dari penjualan motor itu kemudian digunakannya untuk melanjutkan perjalanan.

Dari Tegal, Bima memesan layanan ojek daring menuju Stasiun Tegal. Dari sana, ia menaiki kereta api menuju Malang, Jawa Timur. Sesampainya di Malang, Bima sempat beristirahat sejenak di Pom Bensin Mergosono sebelum memesan kamar di Java Boutique Hotel melalui aplikasi Traveloka untuk menginap selama dua malam.

5 September 2025:

Setelah check out dari hotel, Bima mengubah haluan hidupnya. Ia pergi ke Kelenteng Eng An Kiong, Kota Lama, Malang. Di sana, ia memulai usaha barunya.

“Yang bersangkutan mulai berjualan barongsai yang dibelinya dari akun TikTok Shop seharga Rp 400.000,” terang Ade Ary.

5–16 September 2025:

Hari-hari berikutnya dihabiskan Bima dengan rutin berjualan mainan barongsai di sekitar Kelenteng Eng An Kiong. Untuk tempat beristirahat, ia kembali memanfaatkan fasilitas di Pom Bensin Mergosono.

17 September 2025:

Penantian berakhir. Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menemukan Bima di depan Kelenteng Eng An Kiong pada pukul 13.55 WIB. Setelah ditemukan, Bima dibawa kembali ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut. Dengan terungkapnya keberadaan Bima, setidaknya satu pertanyaan dari daftar orang hilang yang dirilis KontraS telah terjawab.