100+ Obat yang Berisiko dengan Ginseng, Waspada!

News84 Dilihat

Mengenal Ginseng

Ginseng adalah tanaman herbal yang tumbuh pendek dan memiliki akar berdaging. Akar inilah yang sering kali digunakan dalam pengobatan tradisional. Ginseng sering ditambahkan dalam makanan, dibuat minuman, atau bahkan diolah menjadi suplemen untuk mendapatkan manfaatnya.

Ada banyak varietas ginseng, tetapi yang paling populer digunakan dalam pengobatan adalah ginseng Asia atau Korea (
Panax ginseng
) dan ginseng Amerika (
Panax quinquefolius
). Tanaman ini mengandung banyak senyawa aktif, seperti polisakarida, alkohol, fitosterol, poliasetilena, poliasetilenat, peptida, dan asam lemak. Namun, senyawa utama yang membuatnya dihargai sebagai tanaman obat adalah kandungan ginsenosida atau panaxosides.

Ginsenosida dikenal sebagai saponin mirip steroid. Ini adalah senyawa unik yang hanya terdapat pada ginseng. Ginsenosida telah banyak dipelajari terkait efeknya dalam mengatasi berbagai masalah medis, seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes melitus, kanker, stres, maupun antiinflamasi.

Obat yang Bisa Berinteraksi dengan Ginseng

Meski populer sebagai obat alami untuk berbagai kondisi medis, ginseng ternyata juga bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat, termasuk obat resep. Di mana interaksi ini justru bisa menghilangkan efektivitasnya dalam menyembuhkan penyakit. Pada beberapa kasus, interaksi ginseng dan beberapa jenis obat juga bisa menimbulkan gejala baru.

Beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan ginseng karena bisa memicu efek samping yang tidak diinginkan antara lain:

  • Abciximab
  • Akarbose
  • Asetoheksamida
  • Albiglutida
  • Alogliptin
  • Alteplase
  • Anisindione
  • Anistreplase
  • Antitrombin (rekombinan)
  • Antitrombin iii
  • Apixaban
  • Ardeparin
  • Argatriban
  • Aspirin
  • Betrixaban
  • Bexagliflozin
  • Bivalirudin
  • Bumetanida
  • Canagliflozin
  • Cangrelor
  • Kaplacizumab
  • Klorpropamida
  • Klopidogrel
  • Dabigatran
  • Dalteparin
  • Danaparoid
  • Dapagliflozin
  • Defibrotida
  • Dikumarol
  • Digitoksin
  • Digoksin
  • Dipiridamol
  • Dulaglutida
  • Edoxaban
  • Empagliflozin
  • Enoxaparin
  • Eptifibatida
  • Ertugliflozin
  • Asam etakrinat
  • Eksenatida
  • Fondaparinux
  • Furazolidon
  • Furosemida
  • Glimepirid
  • Glipizida
  • Gliburida
  • Heparin
  • Imatinib
  • Insulin
  • Insulin aspart
  • Insulin aspart protamin
  • Insulin degludec
  • Insulin determir
  • Insulin glargine
  • Insulin glulisin
  • Inhalasi insulin
  • Insulin isofan
  • Insulin lispro
  • Insulin lispro protamin
  • Insulin reguler
  • Insulin seng
  • Insulin zinc diperpanjang
  • Isokarboksazid
  • Lepirudin
  • Linagliptin
  • Linezolid
  • Liraglutida
  • Likisenatida
  • Metformin
  • Miglitol
  • Nateglinida
  • Nifedipin
  • Ozanimod
  • Penelzim
  • Pioglitazon
  • Pramlintide
  • Prasugrel
  • Prokarbazin
  • Repaglinida
  • Reteplase
  • Rivaroxaban
  • Rosiglitazon
  • Saxagliptin
  • Semaglutida
  • Sitagliptin
  • Sotagliflozin
  • Streptokinase
  • Sulfinpirazon
  • Tenekteplase
  • Ticagrelor
  • Tiklopidin
  • Tinzaparin
  • Tirofiban
  • Tirzepatida
  • Tolazamida
  • Tolbutamida
  • Torsemida
  • Tranilsipromin
  • Troglitazon
  • Urokinase
  • Verteporfin
  • Vorapaxar
  • Warfarin

Efek Samping Interaksi Ginseng

Ginseng dan obat yang berinteraksi dengannya tidak bisa diminum bersamaan. Konsumsinya secara bersamaan dapat menimbulkan efek samping medis. Misalnya, ginseng yang dikonsumsi bersamaan dengan warfarin (obat pengencer darah) dapat menurunkan efektivitas obat tersebut. Hal ini justru bisa meningkatkan risiko pembekuan darah.

Contoh lainnya, Ginseng yang dikonsumsi dengan cangrelor bisa menimbulkan risiko pendarahan. Ini juga bisa menimbulkan efek samping memar yang tidak biasa pada tubuh. Ketika kamu tidak sengaja mengonsumsinya secara bersamaan dan menjumpai beberapa gejala pendarahan seperti pusing, kepala terasa ringan, feses merah atau hitam, batuk atau muntah darah, sebaiknya segera beri tahu dokter.

Penggunaan ginseng dengan obat diabetes seperti insulin atau obat hipoglikemik oral juga dapat menyebabkan gula darah rendah atau hipoglikemia. Gejalanya dapat meliputi sakit kepala, pusing, kantuk, gugup, kebingungan, tremor, mual, jantung berdebar, keringat, dan kelemahan. Contoh lain, ginseng yang dikonsumsi bersamaan dengan obat imatinib juga dilaporkan dapat meningkatkan efek samping imatinib, seperti menyebabkan tinja terang, urine berwarna gelap, penyakit kuning, demam, menggigil, nyeri tubuh, atau kram otot parah.

Ginseng adalah salah satu herbal yang sangat populer digunakan sebagai obat alami sejak berabad-abad silam. Meski begitu, ginseng ternyata tidak boleh digunakan sembarangan karena memiliki beberapa interaksi dengan obat tertentu. Jika kamu sedang mengonsumsi ginseng dan ingin mengambil pengobatan tertentu, sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *