Duka Tragedi Al-Khoziny, Bantu Sosial dan Pemulihan Jiwa

News135 Dilihat

Tragedi yang Mengguncang Kembali Perhatian Masyarakat

Tragedi yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, pada Senin, 29 September 2025, mengundang perhatian luas dari masyarakat. Ratusan santri sedang menjalani salat Asar berjemaah di musala lantai tiga ketika bangunan tiba-tiba runtuh, menimbun mereka yang ada di dalam. Kejadian ini memicu suasana panik dan teriakan minta tolong dari balik reruntuhan.

Proses evakuasi dilakukan dengan penuh haru. Tim BASARNAS, aparat, serta relawan bekerja tanpa henti siang malam. Dari hari ke hari, jumlah korban terus bertambah. Hingga 7 Oktober 2025, tercatat 67 santri meninggal dunia, termasuk 5 potongan tubuh korban. Jumlah korban sampai hari kesembilan pencarian mencapai 158 orang, dengan sebanyak 104 orang selamat.



Proses pencarian korban runtuhan gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dikebut. Hingga Minggu (5/10) sore, total korban meninggal mencapai 49 orang, dua di antaranya masih berupa potongan tubuh atau body part./ Foto: SAR Surabaya

Bagi keluarga yang kehilangan, duka ini begitu mendalam. Ada yang masih menanti dengan penuh harap, ada pula yang sudah pasrah menerima kenyataan. Para santri yang selamat pun menyimpan trauma setelah menyaksikan langsung detik-detik bangunan roboh dan kehilangan sahabat mereka.

Bantuan Psikologis Tak Kurang Pentingnya

Di tengah duka ini, dukungan psikologis sama pentingnya dengan bantuan medis dan logistik. Oleh karena itu, berbuatbaik.id bekerja sama dengan LAZ Ziswaf CTARSA Foundation membuka penggalangan dana masyarakat untuk memberikan penyembuhan jiwa dan juga bantuan sosial bagi keluarga santri Pesantren Al-Khoziny.

Saat ini tim bersama tengah melakukan assesment awal beriringan dengan proses evakuasi yang masih berjalan. berbuatbaik.id berencana akan melakukan konseling, terapi, pendampingan duka hingga pemulihan. Semua ini dilakukan berkelanjutan agar luka batin tidak meninggalkan trauma berkepanjangan.



pesantren Al-Khoziny/ Foto: berbuatbaik

Tragedi ini memang menyayat hati, namun kita bisa hadir memberi harapan dan dukungan. Melalui berbuatbaik.id, mari bersama menyalurkan donasi untuk mendukung kegiatan sosial ini mendampingi santri yang selamat dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Setiap kepedulian berarti, bukan hanya untuk pemulihan fisik, tapi juga untuk merawat luka hati mereka agar mampu kembali melangkah.

Mari bersama peduli dengan Klik Donasi sekarang juga. Tak usah khawatir karena donasimu 100% tersalurkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *