Anak Korban Bencana Rentan Alami Gangguan Fisik dan Mental

Berita36 Dilihat

Dampak Bencana Banjir dan Tanah Longsor pada Anak-Anak

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan duka yang mendalam. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga menjadi korban dari kejadian ini. Mereka mengalami trauma akibat kehilangan tempat tinggal, tempat bermain, bahkan tempat belajar.

Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio(K), Ketua Pengurus Pusat IDAI dalam sebuah media briefing mengatakan bahwa anak-anak adalah kelompok yang paling rentan dalam situasi sulit seperti ini. Selain lansia, ibu hamil, dan difabel, anak-anak membutuhkan perlindungan khusus karena mereka sangat rentan terhadap berbagai ancaman.

Upaya Rehabilitasi untuk Anak-Anak

Menurut Dr. Piprim, anak-anak bisa mengalami berbagai dampak psikologis seperti trauma, ketakutan, dan cemas. Untuk menangani hal ini, relawan perlu melakukan upaya seperti mengajak anak-anak bermain atau melakukan aktivitas yang bisa membuat mereka melupakan rasa takut sementara waktu. Menggambar, misalnya, bisa menjadi salah satu cara untuk membantu anak-anak melewati fase akut trauma.

Selain itu, pastikan anak-anak mendapatkan makanan bergizi dan air bersih yang aman. Di Sumatra Utara, pihak berwenang sudah menyiapkan air bersih, yang merupakan langkah penting karena anak-anak sangat rentan terhadap penyakit menular di pengungsian.

Risiko Kesehatan yang Mungkin Terjadi

dr. Kurniawan Taufiq Kadafi, M. Biomed, Sp.A, Subsp.E.T.I.A(K), Ketua Satgas Penanggulangan Bencana IDAI menambahkan bahwa bencana berdampak besar pada kesehatan anak-anak. Dalam kondisi darurat, anak-anak berisiko mengalami berbagai penyakit seperti diare, demam berdarah, leptospirosis, infeksi saluran pernapasan, serta kesulitan mendapatkan air bersih.

Selain masalah kesehatan fisik, anak-anak juga memerlukan perlindungan khusus dalam hal kesehatan mental. Hal ini sangat penting karena kesehatan mental akan sangat memengaruhi tumbuh kembang anak. Harapan dari IDAI adalah agar para relawan dan pihak terkait tetap memperhatikan aspek ini saat menangani bencana.

Perhatian Khusus pada Aspek Pascabencana

Pascabencana, anak-anak yang kehilangan rumah dan sekolah membutuhkan perhatian khusus. Rehabilitasi harus dilakukan secara komprehensif, termasuk memastikan bahwa aspek pendidikan mereka tetap terjaga. Anak-anak yang terkena dampak bencana membutuhkan dukungan yang tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis dan sosial.

Bahaya Tersembunyi Pasca Banjir

Setelah banjir, ada banyak bahaya tersembunyi yang perlu diperhatikan. Misalnya, membersihkan rumah yang terkena banjir harus dilakukan dengan cara yang aman agar tidak menimbulkan risiko kesehatan. Pembersihan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung dan langkah-langkah yang tepat.

Harapan IDAI kepada Pemerintah

IDAI juga mengharapkan pemerintah tetapkan bencana nasional menjelang liburan akhir tahun. Hal ini penting untuk memastikan adanya koordinasi yang lebih baik dalam penanggulangan bencana. Selain itu, IDAI juga gencar menggalakkan vaksinasi sebelum perjalanan agar mencegah penyebaran penyakit di daerah yang terkena dampak bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *