Zat Radioaktif Cesium-137 Ditemukan di Udang dan Cengkeh RI, Bahaya bagi Kesehatan

News149 Dilihat

Penemuan Cesium-137 dalam Produk Impor dari Indonesia

Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) mengambil langkah tegas dengan memblokir impor semua rempah-rempah dari perusahaan PT Natural Java Spice. Keputusan ini diambil setelah ditemukannya zat radioaktif Cesium-137 dalam pengiriman cengkeh ke California. Selain itu, petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) juga menemukan kandungan Cesium-137 dalam kontainer berisi udang yang dikirim oleh PT Bahari Makmuri Sejati ke beberapa pelabuhan di AS. Hasil uji sampel oleh FDA menunjukkan bahwa satu sampel udang yang dilapisi tepung roti juga mengandung Cesium-137.

Sampai saat ini, belum ada kejelasan apakah Cesium-137 pada udang dan rempah-rempah berasal dari sumber yang sama. Pejabat FDA dan CBP masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Namun, melihat lokasi di Indonesia, kedua fasilitas pemrosesan udang dan cengkeh terletak sekitar 800 kilometer jauhnya. Menurut Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), kemungkinan besar sumber bahan radioaktif tersebut berasal dari lokasi industri di dekat pabrik udang.

“Logam besi tua yang terkontaminasi atau logam cair di lokasi industri dekat pabrik pengolahan udang di Indonesia kemungkinan merupakan sumber bahan radioaktif,” kata IAEA.

Apa Itu Cesium-137?

Cesium adalah unsur kimia golongan logam alkali yang pertama kali ditemukan pada tahun 1860 oleh ilmuwan Jerman bernama Robert Bunsen dan Gustav Kirchhoff. Nama Cesium berasal dari bahasa Latin caesius, yang berarti “biru langit”, karena garis biru unik dalam spektrumnya. Dalam bentuk alami, Cesium merupakan logam berwarna perak keemasan, yang sangat reaktif dan mudah meleleh pada suhu 28,4 derajat Celsius atau setara dengan suhu ruangan.

Berbeda dari umumnya, temuan Cesium di udang dan cengkeh bukanlah unsur kimia yang stabil, melainkan radioaktif seperti Cesium-137. Cesium-137 adalah isotop radioaktif yang dihasilkan sebagai produk sampingan dari reaksi nuklir, termasuk bom nuklir, pengujian, operasi reaktor, dan kecelakaan. Isotop tersebut memancarkan radiasi beta dan gamma, yang sering digunakan dalam pengobatan medis dan alat ukur industri.

Dampak Cesium-137 bagi Kesehatan Manusia

Cesium tersebar luas di seluruh dunia. Kita dapat menemukan jumlah jejaknya di lingkungan, termasuk tanah, makanan, dan udara. Zat ini bisa berbahaya bila tertelan oleh manusia karena dapat menumpuk di jaringan lunak. Paparan Cesium-137 dapat menyebabkan kerusakan pada organ dalam tubuh, termasuk ginjal dan hati. Efek jangka panjang dari paparan radiasi Cesium-137 dapat meningkatkan risiko kanker dan gangguan sistem imun.

Informasi Tambahan

Beberapa makanan seperti sayuran hingga buah bisa terkontaminasi mikroplastik. Hal ini menjadi perhatian serius karena mikroplastik bisa masuk ke dalam rantai makanan dan berdampak negatif terhadap kesehatan. Daftar makanan yang banyak terkontaminasi mikroplastik mencakup daging hingga garam Himalaya. Tidak hanya itu, efek keracunan makanan pada anak bisa berlangsung dalam waktu yang bervariasi tergantung jenis bakteri atau virus yang menyebabkannya.

Komunitas Parenting

Bagi Bunda yang ingin berbagi pengalaman parenting dan mendapatkan berbagai hadiah menarik, yuk bergabung dengan komunitas SITUSWANITA.COMSquad. Daftar secara gratis dan ikuti berbagai diskusi menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *