Pengembangan Pariwisata di Gunungkidul dengan On The Rock
Kehadiran On The Rock di kawasan Pantai Drini menandai perubahan signifikan dalam pengembangan pariwisata Gunungkidul. Tidak hanya menyajikan pemandangan laut yang indah dari atas tebing karst, destinasi ini juga menggabungkan unsur seni, kuliner, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Konsep yang ditawarkan menjadikannya sebagai tempat wisata yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai budaya dan ekonomi yang kuat.
Akses Masuk yang Menarik Perhatian
Sejak memasuki kawasan, pengunjung langsung diajak merasakan pengalaman unik. Akses masuk dibangun dengan konsep membelah perbukitan kapur, menciptakan lorong dramatis yang kini menjadi ikon visual On The Rock. Banyak pengunjung menyebut suasananya mirip dengan Pantai Pandawa di Bali, namun dengan karakter alami dari karst Gunungkidul yang lebih autentik.
Seni sebagai Bagian dari Pengalaman Wisata
Di sepanjang area pejalan kaki, pengunjung bisa menemukan lukisan-lukisan yang dipamerkan secara terbuka. Dalam masa soft opening, bahkan ditampilkan karya seni sepanjang kurang lebih 100 meter di pinggir kawasan Pantai Drini. Sentuhan seni ini menjadi nilai tambah, sekaligus ruang apresiasi bagi seniman lokal. Hal ini memberikan kesempatan bagi para seniman untuk menunjukkan karya mereka kepada publik.
Konsep Resto yang Berbeda
Konsep utama On The Rock adalah resto dengan pengalaman menikmati pantai dari berbagai sudut. Pengunjung bisa turun langsung ke area pantai, bersantai di bangunan atas, atau memilih area indoor yang lebih teduh. Semua dirancang agar pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tapi juga menikmati suasana yang menenangkan dan indah.
Fasilitas yang Lengkap
Dari sisi fasilitas, On The Rock dilengkapi panggung hiburan, spot foto instagramable, serta tenant makanan dan minuman dengan menu lokal hingga internasional. Harga tiket masuk dibanderol Rp40.000 hingga Rp50.000, tergantung hari kunjungan. Fasilitas yang lengkap ini membuat pengunjung merasa nyaman dan dapat menikmati waktu bersama keluarga atau teman-teman.
Dampak Ekonomi yang Signifikan
Dampak ekonomi juga mulai terasa. Saat ini, On The Rock menampung puluhan pekerja, sebagian besar merupakan warga sekitar. Kehadiran destinasi ini membuka lapangan kerja baru sekaligus mendorong perputaran ekonomi di kawasan Pantai Drini. Ini menjadi bukti bahwa pariwisata tidak hanya tentang keindahan alam, tetapi juga memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat setempat.
Antusiasme Pengunjung yang Tinggi
Antusiasme pengunjung pun cukup tinggi. Hesti, wisatawan asal Jawa Barat, mengaku terkesan dengan konsep yang ditawarkan. “Sangat bagus dan beda dari tempat yang lain,” ujarnya. Hal serupa diungkapkan wisatawan dari luar daerah yang melihat On The Rock sebagai wajah baru wisata Jogja selatan.
Potensi Besar di Masa Depan
Meski masih dalam tahap soft opening dan beberapa area belum dioperasikan penuh, On The Rock sudah menunjukkan potensi besar. Ke depan, destinasi ini diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama pariwisata kreatif di Bumi Handayani.
Transformasi Pariwisata Gunungkidul
Dengan perpaduan alam, seni, dan konsep modern, On The Rock Drini bukan sekadar tempat wisata baru, melainkan simbol transformasi pariwisata Gunungkidul ke level yang lebih berkelas. Destinasi ini menunjukkan bagaimana pariwisata dapat berkembang dengan menggabungkan elemen-elemen lokal dan modern, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar.






