Waroeng Tedoeh, Surga Kuliner yang Menenangkan Hati di Bantul

Berita109 Dilihat

Pengalaman Makan di Waroeng Tedoeh yang Menenangkan

Jika kamu mencari tempat makan yang tidak hanya menawarkan hidangan lezat, tetapi juga suasana yang adem dan damai, Waroeng Tedoeh bisa menjadi pilihan terbaik. Berlokasi di Sambikerep, Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, restoran ini memberikan pengalaman bersantap yang seolah membawa kamu kembali ke rumah nenek di kampung.

Saat memasuki area Waroeng Tedoeh, kamu akan langsung disambut oleh bangunan dengan dinding batu gamping, tiang kayu besar, dan atap yang menyerupai limasan khas Jawa. Nuansa alami sangat kental berkat pepohonan rindang di sekelilingnya, lengkap dengan suara gemercik air yang membuat hati tenang. Tak heran jika resto ini dinamai Waroeng Tedoeh, karena suasananya benar-benar meneduhkan.

Menu Andalan yang Menggugah Selera

Menu andalan di Waroeng Tedoeh tentu saja Ayam Ingkung. Ayam disajikan utuh dengan bumbu rempah, santan kental, dan aroma harum yang membuat perut langsung keroncongan. Rasa gurihnya pas banget, tekstur ayamnya empuk, dan santannya meresap sampai ke tulang. Banyak pengunjung mengatakan bahwa makan di sini seperti makan masakan ibu di rumah, tapi dalam versi spesial.

Selain ayam ingkung, kamu juga bisa mencoba menu Tenong, ikan goreng, udang bakar, hingga lalapan tradisional. Semua masakannya dimasak menggunakan tungku kayu, sehingga cita rasanya alami dan tidak bisa dibandingkan dengan restoran modern.

Pengalaman Unik dalam Meracik Kopi

Yang membuat Waroeng Tedoeh semakin unik adalah kemungkinan untuk meracik kopi sendiri. Hanya dengan membayar Rp5 ribu per gelas, kamu bisa memilih sendiri kopi arabika, robusta, atau teh, lalu menambahkan gula jawa atau gula batu sesuai selera. Setelah itu, kamu bisa menyeduhnya langsung dengan air panas dari teko di atas tungku. Serunya, hasil racikan kopi buatan sendiri ini bisa kamu nikmati sambil duduk santai di teras bambu dengan pemandangan hijau di sekitar.

Jam Operasional dan Fasilitas

Waroeng Tedoeh buka setiap hari mulai dari pukul 10.00 pagi hingga malam, dan hampir selalu ramai, terutama saat akhir pekan. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk healing, foto-foto di spot alami, membuat video kuliner, atau sekadar menikmati udara segar.

Tempat ini juga cocok untuk acara keluarga, reuni, atau gathering kecil. Ruang makannya luas dan terdiri dari beberapa area, seperti pendopo besar, gazebo, hingga spot outdoor di bawah pepohonan. Namun, hati-hati bagi yang membawa anak kecil atau orang tua, karena beberapa area memiliki tangga batu yang agak licin setelah hujan.

Kesimpulan

Dengan suasana yang menenangkan, makanan lezat, dan harga yang bersahabat, Waroeng Tedoeh bukan sekadar tempat makan, tetapi juga tempat untuk istirahat sejenak dari hiruk pikuk kota. Di sini, kamu bisa menikmati cita rasa ayam ingkung tradisional sambil menyerap keteduhan alam yang jarang ditemukan di tengah kesibukan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *