Wall Street Berfluktuasi Usai Kabar Kesepakatan Amazon dan OpenAI Sebesar USD 38 Juta

Berita259 Dilihat

Pergerakan Indeks Saham Amerika Serikat

Indeks saham Amerika Serikat (AS), atau Wall Street, ditutup dengan pergerakan yang beragam pada perdagangan Senin (4/11). Hal ini terjadi setelah munculnya kabar kerja sama besar antara Amazon.com Inc (AMZN.O) dan perusahaan kecerdasan buatan OpenAI yang memicu optimisme di pasar. Kerja sama ini dilaporkan mencakup kesepakatan multi-tahun senilai USD 38 miliar, di mana Amazon akan menyediakan layanan komputasi awan bagi OpenAI.

Kabar tersebut langsung mengangkat sentimen investor, khususnya di sektor teknologi. Saham Amazon melonjak lebih dari 4 persen, membantu mengerek indeks Wall Street. Pada penutupan perdagangan, hanya indeks Dow Jones Industrial Average yang melemah sebesar 178,13 poin atau 0,37 persen menjadi 47.384,74. Sementara itu, S&P 500 naik 13,39 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.853,36, dan Nasdaq Composite menguat 108,07 poin atau 0,46 persen menjadi 23.833,03.

Pergerakan Dolar AS

Dolar AS bergerak mendekati level tertingginya dalam tiga bulan terakhir terhadap euro. Hal ini terjadi seiring berkurangnya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga agresif oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Pekan lalu, The Fed memangkas suku bunga sesuai perkiraan pasar. Namun Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan bahwa penurunan suku bunga lanjutan pada Desember “bukanlah sesuatu yang pasti”. Pernyataan ini menahan optimisme investor yang sebelumnya menilai pemangkasan suku bunga berikutnya hampir bisa dipastikan.

Sejumlah pejabat The Fed juga mengungkap ketidaknyamanan mereka atas langkah tersebut, meski Gubernur Fed Christopher Waller tetap mendorong pelonggaran kebijakan guna menopang pasar tenaga kerja yang mulai melemah.

Kekurangan Data Ekonomi

Investor masih kekurangan rilis data ekonomi dari AS karena penutupan sebagian pemerintahan (government shutdown) yang masih berlangsung. Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar lebih banyak merespons perkembangan korporasi besar dan pernyataan pejabat The Fed sebagai panduan arah investasi.

Menurut CEO 50 Park Investments di New York, Adam Sarhan, “Investor optimistis terhadap perkembangan AI dan kemajuan hubungan dagang dengan China terkait gencatan dagang. Namun saat pasar dibuka, kita melihat dua arah yang berbeda.”

Isu Hukum dan Pasar Lainnya

Di sisi lain, Mahkamah Agung AS dijadwalkan bakal membahas legalitas tarif global Presiden Donald Trump pada Rabu esok. Di bawah sejumlah otoritas hukum, tarif tersebut diperkirakan akan tetap berlaku dalam jangka panjang.

Dari pasar lain, bitcoin turun 2 persen ke level USD 107.486. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik tipis 1,1 basis poin menjadi 4,112 persen. Sementara itu, harga minyak mentah AS (WTI) menguat 7 sen menjadi USD 61,05 per barel setelah investor mencermati rencana OPEC+ yang akan menghentikan peningkatan pasokan minyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *