Sakeleng Minuman Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Hati Fatal

News149 Dilihat

Risiko Minuman Soda yang Harus Diperhatikan

Apakah Anda sering mengonsumsi minuman soda? Jika iya, sebaiknya mulai waspada. Sebuah penelitian di Tiongkok menemukan bahwa mengonsumsi satu kaleng minuman bersoda per hari, baik yang biasa maupun yang diet, dapat meningkatkan risiko penyakit hati mematikan secara signifikan. Penyakit ini dikenal sebagai penyakit hati steatotik terkait disfungsi metabolik (MASLD), yang sebelumnya dikenal sebagai penyakit hati berlemak non-alkohol.

MASLD terjadi ketika lemak berlebih menumpuk di dalam hati, dan tidak terkait dengan konsumsi alkohol berlebihan seperti pada penyakit hati umumnya. Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Soochow di Suzhou, Tiongkok, dan hasilnya dipresentasikan di UEG Week, sebuah konferensi oleh organisasi nirlaba United European Gastroenterology, di Berlin pada 7 Oktober 2025.

Pengaruh Minuman Soda Terhadap Kesehatan Hati

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi 250 gram minuman soda memiliki risiko lebih tinggi mengalami MASLD. Temuan ini berasal dari studi yang belum dipublikasikan, yang menganalisis pola makan lebih dari 123.000 orang dewasa Inggris. Mereka menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman manis soda memiliki kemungkinan 50 persen lebih tinggi untuk terkena kondisi tersebut.

Menurut peneliti, hanya 250 ml minuman soda per hari atau kurang dari satu kaleng ukuran standar sudah cukup untuk meningkatkan risiko MASLD hingga 60 persen. Hal ini menunjukkan bahwa bahkan konsumsi sedikit pun bisa berdampak buruk bagi kesehatan hati.

Minuman Diet Bisa Lebih Berbahaya

Sebagai perbandingan, minuman rendah gula atau tanpa pemanis seperti soda diet juga meningkatkan risiko MASLD hingga 60 persen. Ini menunjukkan bahwa alternatif “diet” bisa lebih berbahaya bagi kesehatan hati daripada yang diperkirakan. Lihe Liu, seorang peneliti gastroenterologi di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Soochow di Suzhou, mengatakan bahwa orang sering kali menganggap minuman diet sebagai pilihan yang lebih sehat.

“Studi kami menunjukkan bahwa minuman rendah gula atau tanpa pemanis sebenarnya terkait dengan risiko MASLD yang lebih tinggi, bahkan pada tingkat asupan yang sederhana seperti satu kaleng per hari,” ujarnya.

Pilihan yang Paling Aman

Dari temuan ini, pilihan yang paling aman adalah membatasi konsumsi minuman yang dimaniskan dengan gula maupun yang dimaniskan secara buatan. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik karena membantu menghilangkan beban metabolisme dan mencegah penumpukan lemak di hati. Selain itu, air putih juga membantu menjaga hidrasi tubuh.

Kesimpulan

Penelitian ini memberikan peringatan penting bagi para penggemar minuman soda. Konsumsi harian yang terlihat kecil ternyata memiliki dampak besar terhadap kesehatan hati. Dengan memperhatikan pola makan dan mengganti minuman soda dengan air putih, kita dapat melindungi diri dari risiko penyakit hati yang serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *