Manfaat Rucking yang Bisa Kamu Coba
Selain berjalan kaki biasa, rucking juga memiliki manfaat tambahan bagi tubuh. Ini adalah alasan mengapa kamu perlu mencoba olahraga ini.
Beberapa tahun terakhir, saya mencoba untuk tetap konsisten dalam berlari. Selain agar tubuh tetap sehat, tujuan utamanya adalah menjaga berat badan. Namun, saya menyadari bahwa olahraga dengan dampak tinggi ini justru membuat saya lebih cepat lapar setelahnya. Apakah kamu juga merasakan hal yang sama? Akhirnya, saya memutuskan untuk hanya berjalan kaki sebanyak 5000 hingga 10000 langkah. Meski aktivitas ini memiliki dampak rendah, manfaatnya tetap terasa. Jika kamu suka berjalan kaki namun ingin tantangan yang lebih, cobalah olahraga yang satu ini.
Pernah mendengar istilah rucking? Secara sederhana, rucking adalah berjalan kaki sambil membawa beban di punggung. Biasanya menggunakan tas ransel dengan isi tertentu. Kata “ruck” berasal dari rucksack (tas ransel). Jika lari terasa terlalu berat dan berjalan kaki biasa kurang memberikan efek, rucking bisa menjadi solusi yang tepat.
Terinspirasi dari Prajurit Militer
Sebenarnya, olahraga ini bukanlah tren baru. Konsep rucking terinspirasi dari aktivitas prajurit militer yang berjalan jarak jauh sambil membawa perlengkapan perang di dalam ransel pada abad ke-20. Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan fisik, tetapi juga melatih kekuatan mental dan stamina prajurit saat berada di lapangan. Dari situ, konsep rucking kemudian diadaptasi menjadi bentuk olahraga yang lebih ringan dan mudah diakses oleh masyarakat umum di era modern.
Mudah, Murah, dan Banyak Manfaat
Rucking menawarkan berbagai manfaat yang bisa dirasakan oleh siapa saja. Berikut beberapa di antaranya:
-
Meningkatkan Kapasitas Cardio
Meskipun terlihat seperti hanya berjalan kaki, penambahan beban membuat detak jantung meningkat. Hal ini membantu melatih daya tahan dan sistem kardiovaskular. -
Melatih Otot Core dan Tubuh Bagian Bawah
Beban di punggung memaksa otot kaki, pinggul, glutes, dan core untuk bekerja lebih keras. Jadi, bukan hanya latihan cardio, tetapi juga latihan kekuatan ringan. Selain itu, rucking juga bisa membantu memperbaiki postur tubuh. -
Membakar Kalori Lebih Banyak
Karena ada tambahan beban, jumlah kalori yang terbakar bisa lebih tinggi dibandingkan berjalan kaki biasa dengan durasi yang sama. -
Low Impact, Ramah Sendi
Berbeda dengan lari yang memiliki risiko cedera sendi, rucking relatif lebih ramah terhadap lutut dan pergelangan kaki. -
Meningkatkan Kesehatan Mental
Seperti berjalan kaki atau hiking, rucking bisa menjadi cara untuk melakukan mindful movement. Terlebih jika dilakukan di luar ruangan. Bonusnya, kamu akan merasakan sinar matahari dan udara segar.
Persiapan Awal untuk Mulai Rucking
Berita baiknya, kamu tidak perlu banyak perlengkapan khusus untuk memulai rucking. Cukup siapkan ransel yang nyaman, ukurannya tidak perlu terlalu besar, yang penting panjang tali ransel sesuai dengan punggungmu. Untuk awal, beban yang kamu bawa bisa mulai dari 5 hingga 7 kg. Bisa menggunakan botol air minum atau dumbell, lalu secara bertahap tambahkan bobotnya. Pastikan kamu juga memiliki sepatu walking atau hiking yang nyaman dan memberikan dukungan optimal agar terhindar dari cedera. Durasi bisa dimulai dari 20 hingga 30 menit, 2 hingga 3 kali seminggu. Nantinya, kamu bisa perlahan tambahkan durasi atau jaraknya jika tubuh sudah terbiasa.
Rucking sangat mudah dan menarik untuk dicoba. Siapkah kamu mencoba versi “level up” dari jalan santai ini?






