Ratu Sirikit, Ikon Mode dan Duta Sutra Thailand

Berita449 Dilihat

Ratu Sirikit, yang meninggal dunia pada Jumat, 24 Oktober 2025, dikenal sebagai tokoh yang berhasil mengangkat identitas Thailand ke panggung dunia melalui mode. Ia sering masuk dalam daftar perempuan berbusana terbaik di dunia pada era 1960-an, dan dijuluki “ratu paling cantik di dunia” oleh pers Prancis (Paris Match).

Peran Ratu Sirikit dalam Dunia Mode Thailand

Peran Ratu Sirikit dalam dunia mode Thailand adalah mengubah persepsi kain tradisional. Sebelum tahun 1960, sutra Thailand dianggap kuno atau tradisional. Ratu Sirikit memiliki visi untuk mengubah kain ini menjadi pernyataan keanggunan modern.

Dalam kolaborasi dengan desainer Prancis, Pierre Balmain, ia menciptakan gaun-gaun kerajaan yang canggih menggunakan sutra Thailand. Ia memadukan gaya klasik Prancis dan lokal. Kolaborasi ini menyebabkan revolusi mode, di mana gaun Sutra Thailand dipamerkan di ibukota fashion paling bergengsi seperti Paris. Bahkan lebih dari sekedar busana, tapi juga menjadi simbol budaya dan identitas Thailand.

Duta Global Sutra Thailand

Ratu Sirikit menggunakan fashion sebagai alat diplomasi, membangun jembatan budaya, dan memperkuat hubungan internasional. Pada tahun 1960, Ratu Sirikit dan Raja Rama IX melakukan tur diplomatik penting ke Amerika Serikat dan Eropa. Di sinilah Ratu Sirikit mengambil peran untuk memperkenalkan warisan kaya Thailand, terutama sutra Thailand, kepada dunia.

Ia mengubah persepsi sutra Thailand dari kerajinan masa lalu menjadi simbol keanggunan dan modernitas, yang menarik perhatian global. Upayanya ini memicu permintaan global terhadap sutra Thailand, yang pada gilirannya memberdayakan perajin pedesaan Thailand. Sekaligus berdampak pada pelestarian seni menenun sutra agar terus diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan modenya diabadikan di Museum Tekstil Ratu Sirikit di Bangkok, di mana koleksi kostum tradisional Thailand yang menakjubkan dipamerkan untuk umum.

Koleksi Perhiasan

Ratu Sirikit juga dikenal memiliki koleksi perhiasan mewah, yang sebagian besar memiliki karakter multifungsi. Banyak dari perhiasan utamanya dibuat oleh merek perhiasan terkenal, Van Cleef & Arpels, menurut informasi dari Diamonds by Manee.

Beberapa perhiasan unggulan dalam koleksinya meliputi:

  • Kalung/Tiara yang Dapat Diubah (Convertible Necklace Tiara): Dibuat oleh Van Cleef & Arpels pada awal 1960-an. Tiara berlian modern ini dapat diganti berlian terbesarnya dengan safir, dan yang paling utama, dapat dilepas dari bingkainya untuk dipakai sebagai kalung.

  • Tiara Tradisional Thailand (Thai Traditional Tiara): Dibuat juga oleh Van Cleef & Arpels pada tahun 1960, tiara yang terinspirasi dari desain diadem tradisional Thailand ini memiliki bagian tengah yang dapat dilepas dan dikenakan terpisah sebagai bandeau atau gelang. Tiara ini sering dipakai selama tur Ratu di tahun 1960-an.

  • Tiara Rumbai Berlian Thailand (Thai Diamond Fringe Tiara): Salah satu perhiasan tertua dalam koleksi kerajaan yang serbaguna karena dapat dipakai dalam bentuk terbuka (halo) atau mahkota kecil (coronet), dan juga sebagai kalung. Ratu Sirikit mulai rutin memakainya sebagai tiara pada tahun 1970-an.

Selain itu, ia juga memiliki set perhiasan, seperti Sapphire Parure (set safir) yang terdiri dari kalung, anting-anting, dan bros bunga, yang sering dipadukan dengan tiara kalung berlian versi safirnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *