Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Senin 20 Oktober 2025

Berita233 Dilihat

Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini

Hari ini, Senin 20 Oktober 2025, kita dapat belajar dari peringatan santo dan santa pelindung yang memberikan contoh keteguhan iman dan kesalehan hidup. Dalam rangkaian peringatan hari ini, kita mengenal tiga tokoh penting yaitu Santa Maria Bertilla Boscardin, Santa Irene dari Portugal, dan Maria-Teresia Soubiran.

Santa Maria Bertilla Boscardin: Pengaku Iman yang Menjadi Teladan

Santa Maria Bertilla Boscardin lahir pada tahun 1888 dengan nama asli Anna Fransisca. Meskipun ia lahir dari keluarga seorang alkoholis, ia tetap menjalani kehidupan yang penuh kesucian dan kesabaran. Di sekolah, ia dikenal sebagai anak yang lamban dalam memahami pelajaran, sehingga oleh teman-temannya ia dijuluki “Si Menthok”. Namun, ia memiliki semangat yang luar biasa untuk menjaga kemurniannya.

Pada usia 13 tahun, ia berjanji kepada Tuhan untuk menjaga kemurniannya dan secara privat mengikrarkan kaul keperawanan. Pada tahun 1905, ia masuk biara ‘Dorothean’ di Vicenza. Masa novisiatnya ia jalani dengan bekerja sebagai juru masak bagi para pasien di rumah sakit Treviso. Setelah menerima kaul kekalnya, ia mengganti namanya menjadi Maria Bertilla.

Selama masa kerjanya di rumah sakit Treviso, ia tidak menunjukkan keistimewaan luar biasa. Namun, ia menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan kesederhanaan. Selain itu, ia juga membina cara hidup rohani yang mendalam. Saat kota Treviso dibom oleh tentara Jerman pada Perang Dunia I, ia tekun merawat serdadu-serdadu yang luka. Rumah sakitnya dipindahkan ke Viggiu, dekat Commo, dan setelah gencatan senjata, ia kembali ke Treviso.

Maria Bertilla wafat dengan tenang di Treviso pada tanggal 20 Oktober 1922. Ia dinyatakan sebagai beata pada tanggal 8 Juni 1952 oleh Paus Pius XII dan digelari ‘santa’ oleh Paus Yohanes XXIII pada tanggal 11 Mei 1961. Kesalehan hidupnya terus membekas dalam hati rekan-rekan suster dan umat Italia.

Santa Irene dari Portugal: Martir yang Berani

Santa Irene dari Portugal hidup pada awal abad ke-7. Ia adalah seorang suster yang cantik dan saleh. Banyak pemuda yang tertarik padanya, bahkan berjuang untuk menikahinya. Namun, Irene menolak lamaran mereka dengan halus. Karena merasa dikecewakan, salah satu pelamar menyebarkan fitnah bahwa Irene berbuat mesum. Kabar ini menyebar luas dan memancing kemarahan para pelamar lain.

Salah seorang pelamar menyewa pembunuh bayaran untuk menamatkan riwayat suster cantik itu. Irene ditikam dan mayatnya dilemparkan ke dalam danau. Suster-suster lain mencari Irene, tetapi tidak menemukannya. Suatu malam, seorang nelayan disilaukan matanya oleh sinar ajaib yang muncul dari air danau itu. Berkat sinar itulah, mayat Irene dapat diketemukan. Irene meninggal pada tahun 653.

Maria-Teresia Soubiran: Pengaku Iman yang Berdedikasi

Maria-Teresia Soubiran lahir pada tahun 1834. Dalam usianya yang masih sangat muda (21 tahun), ia mendirikan sebuah tarekat religius yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan dan kemajuan puteri-puteri yang terlantar di kota-kota besar. Namun, karena difitnah, ia dipecat dari jabatannya sebagai pemimpin tarekat dan dikeluarkan dari kongregasinya.

Meskipun demikian, Maria menerima semua dengan sabar dan hidup dengan semangat doa di biara suster lain di Paris hingga hari kematianwya pada tahun 1889.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *