Mengapa Pidi Baiq Pilih Ariel NOAH Jadi Dilan: Ada Bau Bau Dilan

Berita116 Dilihat

Penulis Pidi Baiq Rilis Dua Novel Terbaru dari Semesta Dilan

Penulis ternama Pidi Baiq akan segera merilis dua novel terbarunya yang berada dalam semesta kisah Dilan. Kedua novel tersebut memiliki judul “Dilan ITB 1997” dan “Dilan Amsterdam”. Kedua karya ini akan menceritakan perjalanan Dilan saat ia mulai beranjak dewasa, termasuk masa kuliah di ITB, pernikahan, hingga hijrah ke Amsterdam. Selain itu, kisah ini juga akan diadaptasi menjadi film layar lebar dengan Ariel NOAH sebagai pemeran utama.

Kedua film yang digarap oleh Falcon Pictures ini merupakan kelanjutan dari kisah legendaris yang telah sukses sebelumnya, seperti Dilan 1990 (2018) dan Dilan 1991 (2019). Pidi Baiq mengungkapkan alasan di balik pemilihan Ariel NOAH sebagai pemeran Dilan versi dewasa. Menurutnya, keputusan ini bukanlah tiba-tiba, melainkan hasil dari pertimbangan matang.

Ariel Noah Mengingatkan Pidi Baiq pada Sosok Dilan



Pidi Baiq mengaku bahwa sejak awal dirinya sudah merasa bahwa Ariel adalah sosok yang paling cocok untuk memerankan karakter Dilan. Ia menjelaskan bahwa banyak sekali aktor yang bisa dipertimbangkan, namun secara otomatis, pikirannya selalu jatuh pada Ariel.

“Kan saya sudah bilang, Ariel itu banyak betul. Selain Ariel, berarti saya enggak mau asal milih, kan? Banyak banget. Kok di otak saya teh Ariel terus ya?” ujar Pidi saat berada di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurut Pidi, Ariel memiliki aura dan karakter yang mengingatkannya pada Dilan. “Karena mungkin sosoknya ada bau-bau Dilan. Jadi ya, ‘Ini kayaknya cocok deh.’ Sama seperti dulu ke Iqbaal (Ramadhan), ini kayaknya ini deh,” tambahnya.

Meski begitu, Pidi sempat mempertimbangkan banyak aktor lain sebelum akhirnya mantap dengan pilihan hatinya. “Saya udah ke sana kemari loh. Udah buka YouTube, nonton film-film SMA. Tapi kok asyiknya ini (Ariel), gitu. Entah, ya itu jawabannya,” kata Pidi sambil tersenyum ke arah Ariel.

Ariel dan Dilan Punya Banyak Kesamaan



Lebih lanjut, Pidi Baiq memberi pesan agar Ariel tidak terlalu berusaha meniru karakter Dilan secara berlebihan. “Saya pikir nanti ya udah, ‘Kau adalah Dilan.’ Jangan kau berusaha menjadi Dilan dalam akting, enggak usah. ‘Kau adalah Dilan,’ gitu,” ujar Pidi sembari menengok Ariel di sampingnya.

Sementara itu, sutradara Fajar Bustomi yang kembali dipercaya mengarahkan proyek ini turut menilai bahwa Ariel memang memiliki banyak kesamaan dengan sosok Dilan. “Mungkin karena Ayah (Pidi) sering lihat dia di berita-berita naik motor, main musiknya juga sama,” imbuh Fajar, yang disambut anggukan Pidi.

Fajar menambahkan bahwa Ariel ternyata juga memiliki bakat melukis, sama seperti Dilan. “Suka melukis juga, ya kan? Gambarnya Ariel bagus banget tuh,” lanjutnya.

Pidi pun menimpali dengan menyebut bahwa Ariel dan Dilan sama-sama anak band. “Dilan juga punya band. Diceritanya, dia memiliki band sendiri. Iya, vokalis. Tapi band indie,” tambah Pidi dengan tawa ringan.

Frederica Sambut Ariel Noah ke Dalam Proyek Terbaru Dilan



Produser Falcon Pictures, Frederica, turut mengungkap rasa antusiasnya menyambut kehadiran Ariel di proyek terbaru ini. Awalnya, ia sendiri sempat ragu apakah Ariel mau menerima tawaran tersebut atau tidak. “Pas pertama kali dapet ide Ariel gitu, ya rasanya luar biasa. Kita juga enggak tahu nanti apakah beliaunya mau atau tidak karena gapnya cukup jauh dari terakhir filmnya mas Riri (Sang Pemimpi). Tapi it’s worth to try gitu,” ujarnya.

Setelah melalui beberapa kali pendekatan, akhirnya Ariel menerima tawaran tersebut. “Berapa kali kita mencoba, akhirnya luluh juga hatinya. Dan ya, kita bersyukur Ariel bisa menjadi keluarga besar dari Dilan dan Falcon,” kata perempuan yang akrab disapa Erica ini.

Soal siapa lawan main Ariel di film Dilan ITB 1997, Frederica masih merahasiakan informasi itu. “Kalau perempuannya di-spill nanti. Jangan malam ini juga, nanti kepenuhan. Tapi kita sempat berdiskusi juga dengan Boril (Ariel) untuk meminta pandangan beliau soal hal itu,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *