Mastalgia: Tanda, Penyebab, dan Pengobatan Nyeri Payudara

News105 Dilihat

Pengertian Mastalgia

Mastalgia adalah istilah lain dari nyeri payudara. Rasa sakit ini bisa terjadi sesekali atau konstan, dan dapat terjadi pada perempuan, laki-laki, maupun transgender. Secara umum, mastalgia atau nyeri payudara ini terbagi menjadi dua jenis:

  • Nyeri payudara siklik

    Jenis ini berkaitan dengan siklus menstruasi sehingga lebih sering terjadi pada perempuan usia produktif, yaitu sekitar usia 20–50 tahun. Nyeri payudara bisa terjadi pada satu payudara atau keduanya, dan biasanya disebabkan karena perubahan hormonal.

  • Nyeri payudara nonsiklik

    Ini merupakan jenis nyeri payudara yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi dan biasanya terjadi pada perempuan usia 40–50 tahun.

Di bawah ini akan dijelaskan secara mendalam tentang mastalgia.

Gejala Mastalgia

Gejala yang dirasakan akan berbeda tergantung pada apakah seseorang mengalami nyeri payudara siklik atau nonsiklik. Selama nyeri payudara siklik, payudara akan terasa:

  • Lembek.
  • Bengkak.
  • Berat.
  • Sakit.

Tingkat keparahan rasa sakit bisa berbeda untuk setiap orang, dan kadang bisa menjalar hingga ketiak dan bahu. Gejala nyeri payudara nonsiklik sedikit berbeda dengan nyeri payudara siklik, dan biasanya berupa:

  • Rasa sakit terbatas pada area tertentu di payudara.
  • Rasa sakit lebih tajam.
  • Ada sensasi terbakar dan menusuk di area yang terkena.

Gejala nyeri payudara nonsiklik ini bisa datang dan pergi seiring waktu atau bertahan untuk waktu yang lebih lama.

Penyebab Mastalgia

Nyeri payudara siklik biasanya dipicu oleh siklus menstruasi, tetapi kadang juga dipicu oleh penyebab lain, yang mungkin termasuk:

  • Pil KB.
  • Kehamilan.
  • Infeksi.
  • Peradangan.
  • Obat infertilitas.
  • Terapi hormon.
  • Terapi radiasi sebelumnya.
  • Penggunaan antidepresan.
  • Kista payudara.
  • Fibroadenoma.
  • Costochondritis.
  • Ukuran payudara yang besar.
  • Bekas luka operasi.

Sementara itu, nyeri payudara nonsiklik biasanya disebabkan oleh:

  • Merokok.
  • Konsumsi kafein.
  • Stres.
  • Sedang menyusui.

Namun, terkadang mastalgia dapat terjadi tanpa penyebab yang jelas.

Diagnosis Mastalgia



Sebelum melakukan pemeriksaan payudara, dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan, berapa lama mengalaminya, dan tingkat keparahan rasa sakit. Setelah itu, dokter akan memeriksa payudara untuk mendeteksi adanya benjolan. Dokter juga akan menilai apakah rasa sakit itu berasal dari payudara atau dari dalam dada.

Kadang, dokter juga meminta pasien melakukan tes tambahan, seperti:

  • Mammogram: Dokter akan meminta kamu melakukan mammogram atau mamografi jika merasakan benjolan payudara atau penebalan yang tidak biasa.
  • Ultrasound (USG): Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar bagian dalam payudara guna mengevaluasi area nyeri. USG dapat dilakukan meskipun hasil mammogram tampak normal.
  • Biopsi payudara: Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel kecil jaringan payudara untuk dianalisis laboratorium. Tes ini dilakukan jika dokter mendeteksi benjolan payudara yang mencurigakan, area penebalan yang tidak biasa.

Pengobatan Mastalgia

Pada kebanyakan orang, nyeri payudara dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika kamu memerlukan bantuan untuk mengatasi rasa sakit, dokter mungkin akan menyarankan:

  • Melakukan penyesuaian sederhana, seperti mengenakan bra dengan dukungan ekstra.
  • Menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid topikal. Obat ini dioleskan langsung di area yang sakit.
  • Sesuaikan pil KB. Berhenti mengonsumsi pil KB atau mengganti metode kontrasepsi dapat membantu meringankan gejala nyeri payudara.
  • Kurangi dosis terapi hormon menopause.
  • Konsumsi obat resep.

Pencegahan Mastalgia

Nyeri payudara siklik merupakan bagian dari siklus menstruasi, sehingga kamu tidak dapat mencegahnya sepenuhnya. Namun, perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu mencegah gejala menjadi parah dan membantu mencegah nyeri payudara nonsiklik. Cara ini meliputi:

  • Mengurangi atau menjauhi kafein.
  • Membatasi makan makanan berlemak.
  • Mengenakan bra dengan ukuran yang tepat, utamanya saat berolahraga.

Nyeri payudara atau mastalgia sering kali bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika nyeri payudara yang kamu alami belum hilang setelah tiga minggu, segera hubungi penyedia layanan kesehatan untuk membantu mengenali penyebab rasa sakit dan merancang rencana perawatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *