KOTEKATALK-249 “Mengabadikan Keindahan Kota Kelheim, Bayern, Jerman”

Berita242 Dilihat



Kelheim adalah kota kecil yang berpenduduk sekitar 17.000 jiwa, tetapi memiliki kekayaan alam yang luar biasa, termasuk mineral dan batuan yang menarik. Kota ini juga akan menjadi tempat penyelenggaraan festival internasional, di mana Koteka akan membuka stand untuk memperkenalkan keindahan wisata dan budaya Nusantara. Dalam acara #Kotekatalk249, kita akan membahas secara detail tentang keunikan kota Kelheim, baik secara langsung maupun melalui live streaming. Acara akan berlangsung pada hari Sabtu, tanggal 11 Oktober 2025, pukul 11.00 CEST Berlin atau 16.00 WIB Jakarta.

Halo semua, hari ini saya kembali menjadi moderator bersama narasumber kita, Mbak Gana Stegmann. Ia akan tampil dalam festival tersebut dengan membawakan tari Bondan Kendi dan Manokrawa Bali. Mbak Gana Stegmann adalah ketua Koteka 2023 dan peraih penghargaan “The Best Situswanita.com of the Year 2020”. Mari kita ikuti acaranya bersama!

Pada saat itu, kota Kelheim sedang berada di jam 11.00 siang. Setelah sarapan, Mbak Gana mengajak kita untuk berkeliling dan menikmati keindahan kota Kelheim. Menurutnya, gaya arsitektur dan bangunan-bangunan di sana mirip dengan bangunan Lego yang berwarna-warni. Memang begitu, kota ini sangat indah. Di sisi kanan dan kiri terdapat gerbang masuk ke pusat kota, sehingga pusat kota Kelheim dikelilingi oleh benteng gerbang dari selatan, utara, barat, dan timur. (KARENA MASIH ADA KESALAHAN TEKNIS; FOTO DAN GAMBAR MENYUSUL).

Suasana pagi hari di kota ini cukup ramai. Banyak orang yang berjalan-jalan, berlari pagi, dan pasar pagi sudah mulai buka. Para pedagang mulai membuka lapak jualannya, seperti menjual bunga segar, sayuran, serta kedai kopi yang siap menyambut para pengunjung yang ingin sarapan sebelum melanjutkan aktivitas mereka.

Singkat cerita, pusat kota Kelheim (Altstadt) meskipun kecil, sangat menawan dan khas kota Bavaria yang tua. Di sinilah kehidupan lokal berpusat. Berikut gambaran singkatnya:

  • Arsitektur bersejarah: Bangunan-bangunan berwarna pastel dengan atap merah yang bergaya abad pertengahan berjejer di jalan sempit yang ramah pejalan kaki.
  • Landmark utama: Balai kota (Rathaus) dengan gaya klasik, beberapa gereja tua, dan menara kota (Stadtturm) yang menjadi simbol Kelheim.
  • Kehidupan sehari-hari: Banyak kafe, toko roti, restoran tradisional Bavaria, serta beberapa butik kecil. Suasananya santai dan cocok untuk berjalan kaki.
  • Dekat sungai: Dari pusat kota, kamu bisa berjalan ke tepi Sungai Donau hanya dalam beberapa menit. Ada dermaga kapal wisata yang menuju biara Weltenburg.
  • Hotel & akomodasi: Termasuk Dormero Hotel Kelheim, yang lokasinya sangat strategis di tengah kota, dekat dengan area perbelanjaan dan tempat makan.

Secara keseluruhan, pusat kota Kelheim merupakan kombinasi antara sejarah, suasana pedesaan Bavaria, dan akses mudah ke alam sekitar.

Akhirnya, live streaming bersama Mbak Gana berlanjut hingga babak akhir. Acara tanya jawab pun berlangsung dan akhirnya berakhir juga.

“Buah durian harum baunya, buah manggis manis rasanya. Bersama Komunitas Traveler situswanita.com, kita promosikan pariwisata Indonesia.” Sampai jumpa di kotekatalk berikutnya.

Bonn 20.10.2025

Siti Asiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *