Kericuhan di Laga Everton vs Manchester United, Cekcok Gueye dan Keane Berlanjut di Ring Tinju

Berita56 Dilihat



Situwanita.com

Idrissa Gueye dan Michael Keane sempat terlibat cekcok saat laga kemenangan Everton melawan Manchester United. Akibatnya, Idrissa Gueye harus diganjar kartu merah oleh wasit Tony Harrington pada menit ke-13.

Setelah pertandingan tersebut, Idrissa Gueye dan Michael Keane justru adu kekuatan di ring tinju. Tapi tenang, mereka bertemu di ring tinju dalam konteks bercanda. Mereka terlihat dalam sebuah konten dari akun Instagram @skysports. Idrissa Gueye dan Michael Keane memakai sarung tinju dan bertemu di ring tinju mini yang dibuat di Finch Farm, tempat latihan Everton pada Kamis (27/11).

Sebelum mereka bertemu di ring tinju, Idrissa Gueye sudah meminta maaf kepada Michael Keane melalui sosial media. Selain itu, dia juga meminta maaf kepada staf pelatih dan penggemar.

“Saya ingin meminta maaf terlebih dahulu kepada rekan setim saya, Michael Keane. Saya bertanggung jawab penuh atas reaksi saya. Saya juga meminta maaf kepada rekan satu tim, staf, penggemar, dan klub.”

“Apa yang terjadi tidak mencerminkan siapa saya atau nilai-nilai yang saya junjung tinggi. Emosi boleh meluap, tetapi tidak ada yang membenarkan perilaku seperti itu. Saya akan memastikan hal itu tidak akan pernah terjadi lagi,” tulis Idrissa Gueye di Instagram.

Pelatih Everton, David Moyes, menanggapi pertikaian Gueye dan Keane. Menurutnya, meski merugikan tim, marah ke rekan setim adalah hal yang wajar terjadi di pertandingan sepak bola.

“Kalau tidak terjadi apa-apa, saya rasa tidak akan ada orang di stadion yang terkejut. Saya pikir wasit seharusnya berpikir lebih lama.”

“Saya diberi tahu bahwa aturan mainnya adalah jika Anda menampar pemain Anda sendiri, Anda bisa mendapat masalah. Tapi ada sisi lain dari itu: Saya suka pemain saya berkelahi satu sama lain, jika ada yang tidak melakukan tindakan yang benar. Jika Anda menginginkan ketangguhan dan ketahanan untuk meraih hasil, Anda membutuhkan seseorang untuk bertindak.”

“Saya kecewa kami diusir. Tapi kita semua pernah menjadi pesepak bola, kita bisa marah dengan rekan satu tim kita. Dia minta maaf atas pengusiran itu, dia memuji para pemain dan berterima kasih kepada mereka atas hal itu serta meminta maaf atas apa yang terjadi,” pungkas David Moyes yang dikutip dari laman Daily Mail, Jumat (28/11).

Peristiwa Pecah Kaca di Lapangan

Peristiwa cekcok antara Idrissa Gueye dan Michael Keane terjadi dalam laga yang berakhir dengan kemenangan Everton atas Manchester United. Meskipun terjadi insiden, kedua pemain ini kemudian menunjukkan sikap profesional dengan meminta maaf secara terbuka.

Penjelasan Idrissa Gueye

Idrissa Gueye menjelaskan bahwa emosinya meluap saat pertandingan berlangsung. Namun, ia menyadari bahwa tindakannya tidak pantas dan berusaha memperbaiki kesalahan tersebut. Dalam postingannya di Instagram, ia menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setim, staf, dan penggemar. Ia juga menegaskan bahwa tindakannya tidak mewakili dirinya sebagai seorang pemain sepak bola.

Respons Pelatih Everton

David Moyes, pelatih Everton, memberikan tanggapan terhadap insiden tersebut. Ia mengakui bahwa konflik antar pemain adalah hal yang wajar dalam olahraga. Namun, ia juga menilai bahwa tindakan wasit dalam mengeluarkan kartu merah perlu dipertimbangkan lebih matang.

Moyes menambahkan bahwa ia tidak keberatan jika pemainnya saling bertengkar, selama tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan yang benar. Ia juga menyampaikan bahwa ia kecewa karena timnya harus kehilangan pemain di awal pertandingan.

Konten Bercanda di Ring Tinju

Setelah insiden di lapangan, Idrissa Gueye dan Michael Keane mengakhiri perselisihan dengan cara yang unik. Mereka bertemu di ring tinju mini yang disiapkan di Finch Farm, tempat latihan Everton. Kedua pemain menggunakan sarung tinju dan bermain bercanda, menunjukkan bahwa mereka telah melewati konflik tersebut.

Konten ini viral di media sosial, khususnya di akun Instagram @skysports. Banyak penggemar sepak bola menyambut baik tindakan kedua pemain yang menunjukkan sikap dewasa dan sportif.

Kesimpulan

Insiden antara Idrissa Gueye dan Michael Keane menjadi pembelajaran bagi seluruh pemain sepak bola. Meskipun emosi bisa meluap, penting untuk menjaga sikap profesional dan menghindari tindakan yang merugikan tim. Dengan permintaan maaf yang tulus dan cara penyelesaian yang unik, kedua pemain menunjukkan bahwa konflik dapat diakhiri dengan cara yang positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *