Ide aktivitas menyenangkan liburan sekolah di rumah tanpa biaya mahal dan jauh dari gadget

Berita166 Dilihat

Panduan Liburan Akhir Tahun untuk Anak dan Orang Tua

Menjelang masa libur akhir tahun ajaran 2025/2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2025. Dalam surat tersebut, pemerintah menekankan pentingnya pemenuhan hak anak untuk beristirahat secara optimal tanpa beban tugas akademik yang berlebihan.

Kemendikdasmen meminta satuan pendidikan agar tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) yang memberatkan selama masa libur. Langkah ini diambil agar peserta didik memiliki waktu yang cukup untuk bermain, bereksplorasi, serta membangun kedekatan dengan keluarga.

Tips Liburan Sehat dan Bermakna

Dalam edaran itu, pemerintah juga mendorong orang tua menjadikan rumah sebagai ruang pembelajaran utama selama liburan. Aktivitas yang dilakukan tidak harus bersifat formal atau membutuhkan biaya besar, melainkan kegiatan sederhana yang bernilai edukatif dan membangun karakter anak.

Beberapa contoh aktivitas yang dianjurkan antara lain:

  • Edukasi kemandirian, seperti melibatkan anak dalam memasak, merapikan rumah, hingga mengenal pengelolaan keuangan sederhana.
  • Diskusi santai, dengan meluangkan waktu berdiskusi mengenai pengalaman sekolah, perasaan, dan harapan anak guna menjaga kesehatan mental mereka.
  • Literasi dan kreativitas, melalui kegiatan membaca bersama, bermain permainan logika, serta menyalurkan minat di bidang seni dan olahraga.

Selain aktivitas di dalam rumah, libur sekolah juga dipandang sebagai momentum penting bagi anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Kemendikdasmen menyarankan orang tua memfasilitasi anak mengikuti kegiatan kemasyarakatan yang positif, seperti aktivitas keagamaan, silaturahmi keluarga besar, hingga bermain bersama teman sebaya di lingkungan rumah dengan pengawasan orang dewasa.

Aktivitas Seru saat Liburan Sekolah

Untuk memastikan liburan akhir tahun berjalan aman dan bermanfaat, Kemendikdasmen menyampaikan tiga pesan utama kepada orang tua:

  • Menciptakan kenangan tanpa biaya besar. Liburan tidak selalu identik dengan bepergian jauh. Kegiatan sederhana seperti menonton film bersama di rumah atau berjalan santai di lingkungan sekitar dapat menjadi momen berharga yang mempererat hubungan keluarga.
  • Menjaga aktivitas fisik anak. Orang tua diajak mendorong anak tetap aktif melalui kegiatan seperti bersepeda, berenang, atau memainkan permainan tradisional agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.
  • Pengendalian penggunaan gawai secara bijak. Orang tua diimbau menetapkan aturan waktu penggunaan gawai serta memastikan anak mengakses konten yang edukatif dan sesuai usia.

Libur sekolah merupakan hak anak untuk menyegarkan pikiran. Dengan pendampingan yang tepat, masa liburan dapat menjadi sarana penguatan karakter yang tidak selalu diperoleh di dalam kelas.

Jadwal Libur Sekolah

Adapun ketentuan jadwal libur sekolah tetap mengacu pada kalender pendidikan pemerintah daerah masing-masing. Meski demikian, semangat yang diusung pemerintah tetap sama, yakni menciptakan masa libur sekolah yang aman, nyaman, dan menginspirasi bagi seluruh peserta didik.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *