Sejarah Singkat Hari Penglihatan Sedunia
Hari Penglihatan Sedunia pertama kali diperkenalkan oleh Lions Club Foundation dengan tema Sight First. Kampanye ini diluncurkan pada tahun 2000, bekerja sama dengan International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) dan organisasi pencegahan kebutaan internasional serta WHO. Program ini kemudian terintegrasi dalam inisiatif VISION 2020: The Right to Sight, yang melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, organisasi perawatan mata, tenaga kesehatan, dan filantropi. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya mencegah dan menangani kehilangan penglihatan.
Tema Hari Penglihatan Sedunia 2025

Setiap tahun, Hari Penglihatan Sedunia memiliki tema yang berbeda untuk menyampaikan pesan yang relevan. Tahun lalu, 2024, tema yang diusung adalah Love Your Kids Eye, sedangkan untuk 2025, tema yang dipilih adalah Love Your Eyes dengan hashtag resmi #LoveYourEyes. Harapan dari tema ini adalah membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata mereka. Dengan penglihatan yang optimal, kualitas hidup akan meningkat. Selain itu, peringatan ini juga mengajak pemerintah dan tenaga kesehatan untuk turut serta dalam upaya menurunkan angka kebutaan, terutama kebutaan yang bisa dicegah.
Kebutaan Bisa Dicegah

Menurut data WHO, ada sekitar 285 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan. Dari jumlah tersebut, 80% di antaranya merupakan gangguan penglihatan yang bisa dicegah. Contohnya adalah komplikasi mata akibat diabetes, degenerasi makula, glaukoma, dan cedera traumatis. Untuk mencegah gangguan penglihatan, beberapa langkah dapat dilakukan, antara lain:
Lakukan pemeriksaan penglihatan secara teratur, termasuk mengecek riwayat keluarga.
Konsumsi makanan bergizi dan olahraga teratur untuk mengurangi risiko diabetes.
Minum obat sesuai resep dokter untuk mencegah penyakit yang berdampak pada kebutaan.
Hindari merokok dan minum alkohol agar risiko katarak berkurang.
* Jika mengalami cedera, gunakan pelindung mata untuk mencegah cedera semakin parah atau menular.
Cara Merayakannya

Ada banyak cara untuk merayakan Hari Penglihatan Sedunia. Salah satunya adalah dengan membaca buku yang berisi informasi tentang kesehatan mata. Selain itu, kamu bisa ikut webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia. Menceritakan pengalaman pribadi terkait penglihatan di media sosial juga menjadi cara yang efektif. Jangan lupa untuk menggunakan hashtag #LoveYourEyes dalam postinganmu. Selain itu, kamu bisa ikuti peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2025 dengan datang ke pemeriksaan mata gratis di kotamu.
Langkah Kecil untuk Menjaga Penglihatan

Lebih baik mencegah daripada mengobati, terutama dalam hal kesehatan mata. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga penglihatan adalah:
Perbanyak konsumsi sayur berdaun hijau, buah, dan ikan seperti tuna, salmon, dan halibut.
Berolahraga secara teratur untuk mencegah obesitas yang berdampak pada kesehatan penglihatan.
Segera periksa ke dokter jika penglihatan berubah dan gunakan kacamata untuk meningkatkan penglihatan.
Istirahatkan mata dengan aturan 20/20/20: setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.
Jangan berbagi make up untuk mencegah penyebaran bakteri.
Jangan tidur menggunakan lensa kontak.
* Pria dan wanita di atas usia 40 tahun harus melakukan pemeriksaan mata dasar ke dokter mata.
Hari Penglihatan Sedunia 2025 adalah langkah awal untuk mencegah kebutaan. Dengan peringatan ini, kesadaran akan kesehatan mata diharapkan meningkat. Yuk, rayakan bersama-sama dengan membagikan informasi mengenai Mengapa Kita Perlu Berkedip? Penting untuk Kesehatan Mata 5 Tips Menjaga Kesehatan Mata bagi Freelancer yang Rajin Menatap Layar 5 Kebiasaan yang Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Mata Jangka Panjang.








