Cara Denny Sumargo Menghadapi Anak yang Aktif
Aktor Denny Sumargo memiliki pendekatan khusus dalam menghadapi anaknya, Gabriella Allan Sumargo, yang sangat aktif. Ia mengatakan bahwa ia selalu mengikuti naluri dari putrinya tersebut. “Jadi, gue tuh ngikutin naluri si anak,” ujarnya dalam peluncuran Bohopanna Sportswear pada Ahad 23 November 2025 di Jakarta.
Denny menyebut putrinya dengan sebutan Baby Biel. Menurutnya, putri kecilnya ini sangat aktif dan tampak senang dengan berbagai kegiatan olahraga. Selama menemani putrinya yang berusia 1 tahun itu, ia terus memantau berbagai keinginan dan kebutuhan si anak.
Menurut Denny, setiap anak pasti memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang aktif, ada pula yang cenderung pasif. Ia menegaskan bahwa tidak ada yang baik atau buruk antara kedua gaya anak tersebut. Yang penting, orang tua harus bisa mengontrol anak sesuai dengan kondisi masing-masing. “Penting bagi orang tua untuk mengontrol anak agar paham mana yang baik dan mana yang buruk,” katanya.
Sebagai pembawa acara podcast, Denny memberikan contoh. Anak aktif biasanya memiliki tantangan untuk bisa fokus dan diam. Sementara itu, anak yang pendiam justru sulit untuk diberi semangat dalam suatu hal. Para orang tua pun memiliki tugas masing-masing dalam menghadapi sifat anak mereka.
Bagi para orang tua yang memiliki anak aktif, Denny menyarankan untuk mengajarkan kapan anak perlu mengerem semangatnya dan kapan perlu berhenti agar tidak terlalu berlebihan. Sebaliknya, orang tua dengan anak yang pendiam harus mencari kegiatan yang bisa membuat anak tersebut bersemangat dan menyukai aktivitas tertentu. “Nah, kebetulan Biel ini aktif, gue ikutin,” ujarnya.

Bohopanna rilis Bohopanna Sportswear untuk anak/Bohopanna
Denny sendiri enggan bila diminta mengikuti pola militer yang selalu mendikte anak. “Buat gue ya, jangan terlalu anak-anak ini didikte ya. Terlalu diatur. Masa kecil adalah masa bermain, masa belajar, masa observasi,” ujarnya.
Untuk menyeimbangkan sifat anaknya yang aktif, Denny dan istri, Olivia Sumargo, selalu memantau pakaian sang anak. Ia cukup sering memakaikan anaknya baju olahraga dengan bahan ringan dan bisa menyerap keringat. Keduanya juga biasanya akan memilih pakaian dengan bahan ramah di kulit. “Jadi Baby Biel bisa bergerak dengan bebas,” kata Olivia.
Founder brand Bohopanna, Irene Kristi, melihat peluang baju olahraga anak di Indonesia. Bersama tim, ia pun membuat baju olahraga anak yang bisa membuat anak nyaman dengan bahan ringan, mudah menyerap keringat, dan ramah untuk kulit. Menurutnya, di Indonesia jumlah baju olahraga anak dengan sifat itu, serta trendi masih sangat terbatas. Irene pun menyiapkan baju olahraga anak usia 4 hingga 14 tahun. “Kebanyakan baju olahraga anak merupakan brand asing yang harganya sangat mahal. Kami coba siapkan produk dalam negeri dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.







