Bahlil Akan Resmikan Kilang Minyak di Balikpapan Bulan November

Berita254 Dilihat

Peresmian Kilang Minyak RDMP di Balikpapan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah akan meresmikan kilang minyak Refinery Development Master Plant (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur pada November tahun ini. Peresmian tersebut menjadi bagian dari percepatan operasional kilang yang sudah dimasukkan dalam rencana pemerintah.

“Kilang RDMP yang ada di Kalimantan Timur, yang dikelola oleh Pertamina untuk beberapa produknya akan diresmikan pada November,” ujar Bahlil setelah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan pada Ahad, 19 Oktober 2025.

Dalam upaya percepatan operasional kilang, pemerintah telah menyiapkan 18 titik pembangunan kilang, dua di antaranya sedang dalam proses pengerjaan. Dari 18 titik proyek kilang tersebut, saat ini telah melalui studi kelayakan atau feasibility study. Artinya, pengerjaan proyek dapat segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Arahan dari Presiden setiap wilayah harus memiliki kilang portable di setiap spot. Jika sudah final, itu bisa langsung diimplementasikan,” kata Ketua Umum Partai Golkar itu.

Kebutuhan Minyak Nasional

Saat ini, kebutuhan minyak Indonesia mencapai 1,6 juta barel per hari. Dari jumlah tersebut, 525 ribu barel dipenuhi melalui produksi sendiri atau lifting di dalam negeri, sementara sisanya sebesar 1,1 juta barel berasal dari impor, baik berupa minyak mentah maupun minyak hasil olahan.

Rencana awal RDMP ditargetkan selesai pada Desember 2024, setelah dimulai sejak Juni 2020. Namun, kebakaran pada crude distillation unit (CDU) IV pada Mei 2024 menyebabkan kemajuan proyek mundur beberapa langkah.

Peningkatan Kapasitas Pengolahan

Proyek RDMP Balikpapan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Selain itu, kompleksitas kilang akan meningkat menjadi NCI 8.

Proyek ini juga ditargetkan mampu meningkatkan kualitas produk BBM yang dihasilkan Kilang Balikpapan menjadi setara Euro V, yaitu dengan kandungan sulfur sebesar 10 ppm, dari yang saat ini masih Euro II. Selain itu, peningkatan yield valueable product akan mencapai 91,8 persen.

Produk yang Dihasilkan

Produk yang akan dihasilkan dari kilang RDMP Balikpapan adalah BBM, LPG, dan petrokimia. Target penambahan BBM mencapai 142 ribu barel per hari. Dengan peningkatan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri secara lebih efisien dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Tantangan dan Harapan

Meskipun ada tantangan seperti kebakaran pada CDU IV, pemerintah tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek RDMP sesuai rencana. Dengan peresmian yang direncanakan pada November, kilang ini diharapkan menjadi salah satu bentuk investasi strategis untuk meningkatkan kemandirian energi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *