Peran Ibu yang Tak Terbantahkan dalam Kehidupan Keluarga dan Masyarakat
Sebagai fondasi utama dalam keluarga, peran ibu tidak hanya terbatas pada tugas domestik, tetapi juga melibatkan kontribusi signifikan di dunia kerja. Dalam memperingati Hari Ibu, My Baby, sebuah merek di bawah Tempo Scan Group, mengajak masyarakat untuk lebih menghargai peran ibu dengan kampanye bertajuk #HanyaIbuYangBisa. Kampanye ini menekankan bahwa hanya ibu yang mampu menjalani berbagai peran secara bersamaan dengan ketulusan dan kasih tanpa syarat.
Winny Yunitawati, Deputi Managing Director Cosmetic, Consumer & Health Care Tempo Scan Group, menyampaikan pesan penting dalam keterangan persnya. Ia mengatakan bahwa peran ibu saat ini semakin kompleks, karena mereka harus mengelola tanggung jawab keluarga sekaligus berkontribusi di luar rumah. “Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk berhenti sejenak dan memberikan pengakuan yang tulus atas peran ibu yang sering kali dianggap sebagai hal yang sudah seharusnya,” ujarnya.
Tantangan dan Kontribusi Ibu di Dunia Kerja
Dalam konteks sosial yang semakin dinamis, peran ibu menjadi semakin relevan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024 menunjukkan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan di Indonesia mencapai 55,42 persen. Artinya, lebih dari separuh perempuan usia produktif aktif berpartisipasi dalam dunia kerja, baik di sektor formal maupun informal.
Namun, di balik partisipasi tersebut, tanggung jawab domestik dan pengasuhan anak masih sebagian besar berada di pundak ibu. Ini menunjukkan bahwa ibu tidak hanya bekerja di luar rumah, tetapi juga menjalani peran sebagai pengasuh utama. Dengan begitu, peran ibu tidak hanya hadir di ranah domestik, tetapi juga berdampak luas dalam kehidupan sosial dan profesional.
Pengaruh Ibu dalam Pembentukan Lingkungan Pengasuhan
Ibu memainkan peran penting dalam membentuk lingkungan pengasuhan yang penuh perhatian dan kasih. Anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan seperti ini cenderung tumbuh dengan rasa aman dan dicintai. Di sisi lain, kehadiran ibu di dunia kerja turut menghadirkan sosok yang tangguh, adaptif, dan memiliki empati tinggi. Nilai-nilai ini sering kali terbentuk dari pengalaman pengasuhan sehari-hari dan sering kali luput dari perhatian.
Kampanye #HanyaIbuYangBisa dirancang untuk menghadirkan ruang sekaligus mengajak masyarakat untuk merayakan dan mengapresiasi peran ibu yang sering berlangsung di balik layar. Melalui inisiatif ini, My Baby ingin menegaskan bahwa hanya ibu yang mampu menjalani berbagai peran secara bersamaan dengan konsistensi, ketulusan, dan kasih tanpa syarat.
Aktivasi Kampanye di Berbagai Platform
Kampanye Hari Ibu 2025 My Baby dijalankan melalui rangkaian aktivasi online dan offline. Mulai dari digital video hingga kolaborasi dengan figur inspiratif, serta aktivasi di ruang publik. Sebagai momen puncak, pada 22 Desember 2025, My Baby menghadirkan Rizky Febian untuk merayakan Hari Ibu bersama, sekaligus merepresentasikan peran anggota keluarga yang mengapresiasi sosok ibu dan berbagai peran yang dijalaninya setiap hari.
Rizky Febian, suami penyanyi Mahalini, menyampaikan pesannya dalam kampanye ini. Ia mengungkapkan bahwa dulu ia menganggap kenyamanan di rumah sebagai hal yang sudah seharusnya, namun kini ia sadar itu adalah hasil pengorbanan ibu yang sering kali tidak terlihat. “Sekarang, melihat istri saya menjalani perannya sebagai ibu, saya makin paham bahwa #HanyaIbuYangBisa hadir setiap saat untuk merawat dan menjaga dengan ketulusan,” katanya.
Di momen Hari Ibu ini, Rizky Febian menyatakan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari kampanye ini untuk menyuarakan apresiasi bagi seluruh ibu hebat di Indonesia. Ia berkomitmen untuk merayakan dedikasi luar biasa para ibu yang selalu menjadi pilar terkuat bagi masa depan keluarga.






