Haid atau menstruasi sering kali diiringi oleh berbagai gejala yang tidak nyaman, seperti rasa sakit perut atau nyeri tajam yang terasa di area panggul. Selain itu, suasana hati juga bisa menjadi tidak stabil. Gejala-gejala ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat seseorang merasa tidak nyaman.
Menurut Tejal, konsultan ginekolog dari Ujaas, sebuah inisiatif dari Aditya Birla Education Trust, gejala tidak nyaman selama menstruasi dapat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Makanan yang tampaknya sehat justru bisa memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari agar siklus menstruasi lebih lancar.
Berikut adalah empat jenis makanan dan minuman yang dapat memperparah kondisi saat haid:
-
Daging
Daging merupakan sumber protein yang kaya akan nutrisi. Namun, selama masa menstruasi, daging sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk kram. Menurut Tejal, daging mengandung prostaglandin yang dapat meningkatkan kontraksi rahim dan memperparah rasa sakit selama haid. -
Makanan olahan
Makanan olahan yang biasanya asin dan mengandung lemak tinggi serta pengawet bisa memperburuk gejala haid. Makanan ini dapat meningkatkan retensi air dan menyebabkan kembung, yang semakin memperparah masalah selama menstruasi.
Beberapa contoh makanan olahan yang sebaiknya dihindari antara lain camilan kemasan, keripik, kacang asin, mi instan, makanan siap saji, serta daging olahan beku seperti sosis dan salami. -
Pemanis buatan
Pemanis buatan sering digunakan sebagai alternatif gula untuk mengurangi asupan kalori. Namun, menurut Tejal, pemanis buatan justru dapat memperburuk kondisi selama menstruasi. Penggunaannya harus dibatasi agar tidak memengaruhi keseimbangan hormon dan memperparah gejala haid. -
Minuman berkafein (kopi, teh)
Minuman berkafein seperti kopi dan teh sering kali menjadi pilihan utama saat energi menurun atau suasana hati sedang tidak stabil. Namun, menurut Tejal, kafein dapat memperparah kram selama menstruasi. Bahkan, teh hijau yang dianggap sehat pun bisa berdampak negatif.
“Kafein menyempitkan pembuluh darah, yang dapat memperparah kram dan juga mengganggu waktu istirahat yang sangat dibutuhkan selama menstruasi,” ujar Tejal.
Selain makanan dan minuman di atas, ada beberapa langkah lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketidaknyamanan selama haid. Misalnya, menjaga pola makan seimbang dengan mengonsumsi makanan kaya serat dan vitamin, serta menghindari stres berlebihan. Tidur yang cukup dan rutin berolahraga juga bisa membantu mengurangi gejala haid.
Dengan memperhatikan pola makan dan gaya hidup, setiap wanita dapat lebih mudah menghadapi masa menstruasi tanpa merasa terlalu terganggu. Jika gejala haid terus-menerus mengganggu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.






