Sebagai seorang aktor, Nicholas Saputra sering kali menghadapi tantangan emosional yang intens. Untuk memerankan karakter dengan baik, ia harus memahami perasaan dan pengalaman tokoh tersebut, meskipun hal itu mungkin berbeda dari keadaannya sendiri saat ini. “Saat ini kita dalam kondisi yang baik-baik saja, tapi kita dituntut untuk merasakan apa yang dialami oleh tokoh tersebut. Kemudian, kita harus menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan pikiran atau keyakinan diri sendiri,” ujar Nicholas saat menjelaskan proses pemeranannya di acara ‘A Day of Purity’ yang diselenggarakan Bear Brand di The Manor Andara pada pertengahan Oktober 2025.
Proses pemeranan memang tidak hanya melibatkan kemampuan teknis, tetapi juga tantangan terhadap emosi, batin, dan fisik. Bagaimana Nicholas Saputra menemukan kembali keseimbangan dirinya?
Healing Alami Nicholas Saputra
Berikut adalah empat cara yang dilakukan Nicholas Saputra untuk menjaga kesehatan emosional, batin, dan fisiknya:
-
Beraktivitas di Alam Terbuka
Cara favoritnya adalah melakukan aktivitas di alam terbuka. Ia sering pergi ke laut atau hutan untuk meregangkan otak dan mengembalikan energi. Ia merasa bahwa alam memiliki keseimbangan yang alami, sehingga ia pun ikut merasakan ketenangan dan keseimbangan tersebut. -
Bertemu Teman dari Luar Pekerjaan
Nicholas juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan teman-temannya yang tidak terkait dengan pekerjaannya. Menurutnya, komunikasi yang tidak terkait dengan dunia kerja membantunya sadar bahwa dunianya bukan hanya tentang tuntutan pekerjaan. “Hal ini membantu saya menyucikan pikiran dari tekanan, dan tubuh jadi sadar bahwa kita masih bisa berpikir, berbicara, dan berhubungan tanpa harus dalam situasi yang penuh tekanan,” katanya. -
Puasa Gadget (Digital Detox)
Strategi yang sangat membantu Nicholas adalah puasa gadget atau digital detox. Digital detox adalah upaya untuk menjauhkan diri dari teknologi dan media sosial guna meregangkan pikiran dari informasi yang terlalu banyak. Meskipun sulit, digital detox dapat menciptakan sensasi baru dan membantu menyegarkan pikiran. Untuk pemula, ia menyarankan mulai dengan waktu yang lebih pendek. “Ini membantuku membuat waktu berkualitas (quality time) dengan diri sendiri dan orang-orang di sekitarku, seperti saat pagi atau malam hari,” jelas Nicholas. -
Disiplin Fisik dan Mental
Menjaga kesehatan fisik dan mental adalah fondasi penting agar tetap berfungsi dengan baik di tengah tuntutan besar. Nicholas fokus pada kedisiplinan fisik, termasuk tidur cukup, yang ia akui sulit bagi sebagian orang. Selain itu, ia menjaga konsumsi makanan dan minuman yang bergizi serta rutin berolahraga. Kelelahan fisik yang terjadi justru membantu tubuh tetap berfungsi.
Dalam hal mental, ia memilih informasi yang ingin dikonsumsi agar otak tidak terbebani oleh informasi yang tidak relevan. “Dengan memilih informasi, kita bisa lebih fokus. Pekerjaan yang ada di depan kita bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Nicholas Saputra menyadari bahwa setiap tantangan yang dihadapi justru memberinya pelajaran dan membantunya kembali menemukan diri sendiri. Ia menilai bahwa menjaga kualitas tubuh dan pikiran tidak bisa dibilang mudah karena memerlukan usaha dan strategi, terutama di era yang serba cepat dan penuh informasi.
Healing, bagi Nicholas, bukanlah solusi instan, melainkan proses berkelanjutan yang membutuhkan disiplin dan kesadaran untuk menyeimbangkan tuntutan dunia yang kompleks dengan kebutuhan diri sendiri.












