Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara di US Open 2025

Sports139 Dilihat

Petenis putri Belarusia, Aryna Sabalenka, sukses menunjukkan dominasinya dengan menjuarai turnamen Grand Slam situswanita.com US Open 2025. Ia berhasil mempertahankan gelarnya secara gemilang setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat, Amanda Anisimova, dalam final yang berlangsung sengit di New York, Minggu WIB, 7 September 2025, dengan skor akhir 6-3, 7-6 (3).

Kemenangan ini menempatkan Sabalenka dalam jajaran elite. Ia menjadi wanita pertama yang berhasil mempertahankan gelar US Open sejak legenda tenis, Serena Williams, melakukannya pada tahun 2014. Bagi petenis berusia 27 tahun ini, gelar di Flushing Meadows tersebut merupakan gelar Grand Slam pertamanya di tahun 2025, sekaligus yang keempat dalam perjalanan karier profesionalnya.

Perjalanan Sabalenka menuju podium juara US Open tahun ini tidaklah mudah. Setelah menelan kekalahan di dua final Grand Slam sebelumnya di tahun yang sama, ia akhirnya berhasil mengamankan gelar di kesempatan ketiga, sebuah pencapaian yang terasa seperti buah dari perjuangan panjang. “Semua pelajaran sulit itu sepadan dengan yang satu ini,” ungkap Sabalenka, meringkas tahun spektakulernya, seperti dikutip dari WTA Tennis. Dengan gelar ini, ia kini memiliki dua trofi di AS Terbuka dan dua di Australia Terbuka.

Tidak hanya itu, mahkota juara ini juga datang bersama angka istimewa: ini adalah kemenangan ke-100 Sabalenka di arena Grand Slam, sebuah tonggak sejarah yang membanggakan bagi seorang atlet. Statistik ini semakin menegaskan konsistensi dan kegigihannya di panggung tenis terbesar dunia.

Pertarungan di final sendiri berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Anisimova datang dengan rekor pertemuan yang superior, memimpin 6-3 atas Sabalenka. Dengan pengaturan waktu pukulan yang luar biasa, akurasi bola yang bersih, dan tekniknya yang apik, Anisimova sempat membuat Sabalenka tertekan dan terpukul mundur di belakang garis baseline pada awal pertandingan.

Namun, seiring berjalannya pertandingan, Sabalenka yang dikenal dengan mental baja dan kekuatan pukulannya, berhasil membalikkan keadaan. Ia mulai menemukan ritme permainannya, menempatkan lawannya di bawah tekanan konstan, dan memaksa Anisimova untuk melakukan terlalu banyak kesalahan.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Sabalenka di poin-poin krusial. Anisimova menyelesaikan laga dengan 29 kesalahan sendiri dan hanya 22 pukulan winner. Sementara itu, Sabalenka tampil lebih konservatif namun efektif, mencatat 13 pukulan winner dan hanya 15 kesalahan sendiri, menunjukkan strategi yang lebih minim risiko namun berbuah manis.

Usai pertandingan, Anisimova menunjukkan sportivitas tinggi. “Saya kagum dengan pencapaianmu,” kata Anisimova tulus saat menyapa Sabalenka dalam upacara penyerahan trofi. “Selamat untukmu dan tim, kalian luar biasa.”

Meskipun harus puas sebagai runner-up, pencapaian Anisimova di US Open 2025 ini tetap patut diacungi jempol. Ia berhasil melesat naik ke peringkat keempat dunia. Menyadari perjalanan impresifnya belakangan ini, Anisimova mengakui, “Ini merupakan perjalanan yang gila, gila sekali,” menggambarkan kejutan dan kebahagiaannya atas performa yang di luar dugaan.

Pilihan Editor: Jannik Sinner Tantang Carlos Alcaraz di Final US Open 2025