Memahami Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Kontrasepsi Setelah Melahirkan
Setelah melahirkan, banyak perempuan fokus pada pemulihan tubuh dan perawatan bayi. Namun, penting juga untuk mempertimbangkan rencana kontrasepsi agar kehamilan berikutnya bisa direncanakan dengan baik. Banyak perempuan masih bingung kapan waktu yang aman dan efektif untuk mulai menggunakan alat kontrasepsi atau KB setelah melahirkan. Berikut penjelasan lengkap tentang kapan waktu yang tepat dan pilihan KB yang sesuai.
Kapan Perempuan Kembali Subur Setelah Melahirkan?
Kesuburan tubuh setelah melahirkan sangat bervariasi antara satu perempuan dengan yang lain. Bagi perempuan yang memberikan susu formula atau kombinasi ASI dan susu formula, biasanya akan mengalami menstruasi sekitar empat minggu setelah melahirkan. Sementara itu, bagi ibu yang menyusui secara eksklusif, menstruasi cenderung datang lebih lama.
Jika kamu belum ingin hamil lagi, jangan ambil risiko dan segera gunakan kontrasepsi. Jika kamu bingung kontrasepsi apa yang cocok, bicarakan dengan bidan atau dokter kandungan. Pilihan kontrasepsi idealnya sudah ditentukan sejak sebelum persalinan.
Waktu yang Tepat untuk Menggunakan KB Setelah Melahirkan
Banyak dokter kandungan dan bidan menyarankan untuk memulai kontrasepsi segera setelah melahirkan. Dengan segera menggunakan kontrasepsi, pengendalian kelahiran akan lebih efektif. Salah satu pilihan yang ideal adalah kontrasepsi progestogen karena tidak memengaruhi volume ASI atau pertumbuhan bayi.
Memilih Kontrasepsi Setelah Melahirkan
Untuk membuat keputusan tentang metode kontrasepsi yang paling cocok setelah melahirkan, tanyakan kepada dokter kandungan atau bidan tentang:
- Metode apa yang tersedia.
- Bagaimana cara kerjanya dan seberapa efektif.
- Metode apa yang sesuai dengan tubuh dan gaya hidupmu.
- Seberapa cepat kamu dapat mulai menggunakan kontrasepsi tersebut.
- Bagaimana istri dan suami dapat berbagi tanggung jawab untuk kontrasepsi.
- Kemungkinan efek samping.
Secara khusus, pelajari tentang efektivitas setiap metode. Tidak ada metode yang 100 persen efektif, tetapi beberapa memiliki efektivitas lebih tinggi daripada yang lain.
Jenis Kontrasepsi yang Ideal Setelah Melahirkan
Berikut beberapa pilihan kontrasepsi yang ideal setelah melahirkan:
-
Intrauterine device (IUD) atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR)
Sangat efektif dalam mencegah kehamilan dan dapat dimasukkan segera setelah melahirkan. Alat bertahan selama lima tahun dan dapat dilepas kapan saja. -
Suntikan
Dapat segera dimulai setelah melahirkan dan diulangi setiap 10-14 minggu. -
Kondom
Pilihan yang aman dan terjangkau serta dapat digunakan kapan saja. -
Pil kontrasepsi darurat
Dapat digunakan beberapa jam hingga tiga hari setelah berhubungan seks. Kontrasepsi darurat mungkin bisa digunakan 21 hari setelah melahirkan. Jenis kontrasepsi ini juga kurang cocok untuk perempuan dengan berat badan lebih dari 70 kilogram. -
Pil progestogen
Dapat segera dimulai setelah melahirkan. Jenis pil ini wajib diminum pada waktu yang sama setiap hari.
Apakah Menyusui Dapat Menjadi Alat Kontrasepsi?
Menyusui dapat berfungsi sebagai alat kontrasepsi alami dengan menunda kembalinya menstruasi. Namun, hal ini hanya berfungsi jika kamu sering menyusui dan bayi tidak diberi makanan atau minuman lain selain ASI. Secara khusus, menyusui sebagai alat kontrasepsi hanya berfungsi jika:
- Bayi berusia di bawah 6 bulan.
- Menstruasi belum kembali.
- Kamu menyusui bayi secara eksklusif secara rutin, tanpa jeda lebih dari 4 jam di antara waktu menyusui.
Setelah bayi mulai diberi susu formula atau MPASI, metode ini tidak lagi menjadi alat kontrasepsi yang efektif dan ibu perlu menggunakan bentuk kontrasepsi lain. Penting untuk mulai menggunakan bentuk kontrasepsi lain jika:
- Bayi berusia lebih dari 6 bulan.
- Kamu memberikan bayi sesuatu selain ASI, seperti empeng, susu formula, atau makanan padat.
- Kamu sudah mulai menstruasi lagi, bahkan walaupun hanya flek.
- Kamu berhenti menyusui di malam hari.
- Intensitas menyusui mulai jarang.
Dengan mengetahui waktu yang tepat dan jenis KB yang sesuai setelah melahirkan, pasutri dapat merencanakan kehamilan berikutnya dengan lebih bijak dan menjaga kesehatan dirinya serta bayinya secara optimal.






