Viral! Dusun Kuliner Kota Batu Jadi Dunia Fantasi, Hemat, Indah, dan Menggugah Selera Wisatawan

Berita21 Dilihat

Kota Batu: Laboratorium Wisata Kreatif Jawa Timur

Kota Batu kembali menegaskan posisinya sebagai laboratorium wisata kreatif Jawa Timur. Di tengah persaingan ketat antara destinasi alam dan buatan, Dusun Kuliner di Jalan Raya Cangar, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, tampil mencolok dengan transformasi yang berani: menjelma menjadi “negeri dongeng” yang kini viral di media sosial.

Bukan sekadar tempat makan, Dusun Kuliner menghadirkan pengalaman wisata komplet, memanjakan lidah, mata, sekaligus jiwa, dalam satu kawasan yang sejuk dan ramah keluarga.

Transformasi Diam-Diam yang Kini Meledak

Destinasi ini sebenarnya bukan pemain baru. Menurut Padmavati Darma Putri Tanuwijaya, Manager Pemasaran Dusun Kuliner, tempat ini telah beroperasi sejak empat tahun lalu. Awalnya, fokusnya adalah wisata kuliner dengan suasana kebun apel. Tiga tahun berjalan di konsep itu, lalu akhir 2024, mereka mulai serius mengembangkan area taman.

Langkah pengembangan tersebut menjadi titik balik. Taman tematik yang dibangun perlahan justru menjadi magnet utama, terutama bagi wisatawan muda dan keluarga yang haus akan spot estetik.

Taman Hortensia dan Alas Tropis, Rasa Dongeng di Kaki Gunung

Ikon paling mencuri perhatian adalah Taman Hortensia, hamparan bunga warna-warni yang berpadu dengan kolam ikan, aliran sungai kecil, dan pepohonan rindang. Lanskap ini menciptakan suasana magis yang kerap disebut pengunjung sebagai “negeri dongeng versi Kota Batu”.

Salah satu spot favorit bernama Alas Tropis bahkan disebut-sebut memiliki nuansa mirip destinasi wisata di Vietnam. Banyak pengunjung bilang vibes-nya seperti luar negeri. Tak heran, area ini nyaris tak pernah sepi dari kamera ponsel dan konten kreator.

Surga Keluarga: Mainan Tradisional hingga Mancing Santai

Dusun Kuliner tak hanya menjual estetika. Konsepnya dirancang inklusif untuk semua usia. Anak-anak bisa bermain di Omah Dolen, area permainan tradisional yang kini justru langka di tengah gempuran gawai. Bagi pengunjung dewasa, tersedia kolam pancing yang menawarkan ketenangan, sebuah kemewahan sederhana di tengah rutinitas kota.

Kuliner Lokal Bertemu Gaya Kekinian

Soal perut, Dusun Kuliner tak main-main. Pengunjung bisa menikmati:

  • Masakan khas Jawa dan Jogja
  • Susu segar dari Brau
  • Kafe kekinian untuk pecinta kopi

Perpaduan rasa tradisional dan modern ini membuat pengunjung betah berlama-lama.

Tiket Murah, Konsep Mahal

Dengan tiket masuk hanya Rp20 ribu per orang, Dusun Kuliner menjadi destinasi yang relatif ramah di kantong. Biaya tambahan hanya dikenakan untuk parkir, kuliner, serta aktivitas opsional seperti petik buah dan glamping. Tempat ini buka setiap hari pukul 09.00–18.00 WIB. Ke depan, pengelola berencana menambah tenant UMKM lokal, memperkuat peran Dusun Kuliner sebagai penggerak ekonomi warga sekitar.

Lebih dari Sekadar Wisata

Dusun Kuliner adalah bukti bahwa inovasi tak selalu harus mahal atau megah. Dengan sentuhan kreatif dan keberanian bertransformasi, sebuah destinasi bisa naik kelas bahkan viral. Bagi wisatawan yang mencari liburan singkat, Instagramable, sejuk, dan bersahabat di dompet, Dusun Kuliner Kota Batu layak masuk daftar wajib kunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *