Harapan Baru Pembalap Veteran Honda di MotoGP 2027

Berita41 Dilihat

Pembalap Veteran Honda, Johann Zarco, Berharap pada Perubahan Regulasi MotoGP 2027

Johann Zarco, pembalap veteran dari tim Honda, memiliki harapan besar terhadap perubahan regulasi yang akan diberlakukan di MotoGP 2027. Sebagai salah satu pembalap tertua di ajang balap motor terbesar dunia ini, ia masih ingin tetap bersaing dan menunjukkan kemampuannya.

Zarco, yang berusia 35 tahun, telah mengantongi kontrak untuk tampil di MotoGP musim 2027. Selama dua musim terakhir, ia menjadi tulang punggung Honda dalam berbagai kompetisi. Meski menghadapi tantangan dari pabrikan lain, Zarco berhasil membuktikan dirinya mampu meraih podium di MotoGP Prancis 2025. Hal ini membuatnya mendapatkan perpanjangan kontrak dari Honda hingga 2027.

Pembalap asal Prancis ini memiliki niat untuk memanfaatkan pengalamannya dalam menghadapi perubahan besar di musim 2027. Era Pirelli akan menggunakan motor dengan setingan lebih rendah, yaitu 850CC. Dengan kondisi tersebut, Zarco percaya bahwa akan ada situasi acak yang bisa dimanfaatkannya.

“Saya ingin memiliki kesempatan untuk menjalani musim 2027 karena saya yakin dengan regulasi baru dan ban baru, akan ada beberapa situasi acak,” ujar Zarco dikutip dari Crash. “Dengan pengalaman saya, dapat memberi saya peluang untuk meraih lebih banyak podium, bahkan mungkin lebih banyak kemenangan.”

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa dirinya masih bisa bermain dan menjadi pembalap papan atas. “Dan dengan kerja keras yang telah dilakukan, dan rasa percaya diri yang semakin tumbuh di atas motor. Itu memberi saya motivasi lebih untuk bisa terus membalap lebih lama,” tambahnya.

Perubahan regulasi di musim 2027 menjadi alasan utama Zarco menerima kembali pinangan tim Castrol Honda. Ia langsung menandatangani kontrak dua tahun, yang sangat penting baginya. “Saya ingin mengamankan musim 2027 ini,” tegasnya.

Sejatinya, Zarco mengalami penurunan performa sejak hijrah dari Ducati. Sebelumnya, ia selalu mampu menembus 10 besar klasemen saat berada di tim Pramac Racing. Namun, sejak bergabung dengan Honda pada 2024 lalu, ia kesulitan menyaingi pembalap-pembalap muda.

Namun, pada musim ini, Zarco mulai menumbuhkan harapan dengan mengumpulkan 148 poin. Ia berhasil meraih dua kali podium di MotoGP Prancis (posisi pertama) dan Inggris (posisi kedua). Selain itu, ia juga membantu Honda mempertahankan gelar Suzuka 8 Hours.

Pada 2027, Zarco akan menginjak usia 37 tahun. Ini menjadi tantangan tersendiri baginya di atas lintasan. Namun, dengan tekad dan pengalaman yang dimilikinya, ia tetap optimis untuk bisa terus berkompetisi di level tertinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *