Rhyne Linker meninggal dalam kecelakaan yang terjadi pada 18 November di depan rumahnya, dan keluarga serta teman-temannya berkumpul di CaroMont Medical Center pada 19 November untuk menghormatinya. Pada kesempatan itu, organ Rhyne disiapkan untuk didonorkan, menjadikannya sebagai pahlawan bagi banyak orang.
Menurut laporan dari Gaston Gazette, Rhyne mengalami cedera parah setelah tertabrak kendaraan. Meskipun usahanya untuk bertahan tidak berhasil, warisannya tetap hidup melalui donasi tiga organ yang dia berikan.
“Rhyne adalah jiwa yang cerah yang pergi terlalu dini,” demikian tulis dalam obituari Rhyne, yang menekankan senyumnya yang menyenangkan serta semangatnya terhadap musik dan keluarga.
Janice Spidel, ibu Rhyne, merasa tenang karena tahu organ putranya akan membantu orang lain, sesuai dengan keinginannya untuk menjadi pendonor organ. Rhyne memilih untuk menjadi pendonor organ karena pengaruh seorang anggota keluarganya yang pernah menerima donor organ. Ia ingin memberikan dampak positif bagi kehidupan orang lain.
Ibu Rhyne, Janice Spidel, dan istrinya, Ashley Linker, ikut mendampingi Rhyne ke ruang operasi untuk memberikan salam perpisahan terakhir. Mereka mengalami momen yang sangat emosional sebelum organ Rhyne didonorkan.
Rhyne meninggalkan seorang putra berusia 15 tahun, Gabriel Linker, yang akan meneruskan warisan ayahnya bersama para penerima organ yang didonorkannya.
Sampai saat ini, keluarga belum mengetahui organ apa saja yang didonorkan atau siapa saja penerima organ tersebut. Namun, mereka menemukan ketenangan dalam harapan dan kehidupan baru yang dihasilkan dari donasi Rhyne.
VIDEO: Keluarga mengatakan pria tewas setelah mobil menabrak rumah di Gastonia; pengemudi kemudian menyerahkan diri






