Perjalanan Kang Tae Poong dalam Membangun Typhoon Trading
Kang Tae Poong, yang diperankan oleh Lee Junho, adalah seorang lulusan hortikultura yang belum pernah bekerja di kantor dan tidak memiliki pengalaman berdagang. Namun, karena krisis ekonomi 1997, ia mengambil langkah berani dengan mengambil alih Typhoon Trading agar perusahaan ayahnya tidak bangkrut. Di bulan-bulan awal menjalankan bisnis, Kang Tae Poong mengalami banyak kesulitan. Meski begitu, ia beruntung memiliki banyak orang yang membantunya melewati masa-masa sulit tersebut.
Berikut adalah deretan karakter yang membantu bisnis Kang Tae Poong dalam drama Typhoon Family:
1. Oh Mi Seon
Oh Mi Seon (diperankan oleh Kim Min Ha) merupakan pegawai pertama yang direkrut oleh Kang Tae Poong. Sebelumnya, ia adalah akuntan yang juga mengurus urusan pantri kantor dan menjadi asisten bagi pegawai yang lebih senior. Kang Tae Poong melihat potensi dan bakatnya, sehingga memintanya untuk menjadi staf senior.
Meskipun tidak pernah kuliah dan lulusan SMA, Oh Mi Seon adalah seorang self-learner yang memiliki banyak skill. Ia bisa menghitung dengan cepat, menghafal nilai kurs mata uang, mengurus dokumen transaksi, hingga presentasi dalam bahasa Inggris. Keterampilannya ini membantu Kang Tae Poong mendapatkan klien untuk ekspor sepatu keamanan Shoe Park.
2. Jung Cha Ran

Jung Cha Ran (diperankan oleh Kim Hye Eun) menjalankan bisnis pertukaran mata uang asing di Busan. Ia banyak membantu Kang Tae Poong dan Oh Mi Seon saat mereka datang ke Busan mencari inspirasi dan barang untuk dijual. Terlebih saat Kang Tae Poong terlibat masalah karena memesan 500 pasang sepatu keamanan dari Park Yoon Cheol.
Meskipun lebih berpengalaman, Jung Cha Ran tidak pernah mendikte Kang Tae Poong. Ia hanya mengawasi dan bertindak saat dibutuhkan. Selain itu, ia juga menegur Oh Mi Seon secara empat mata saat gadis itu sulit membedakan urusan hati dan pekerjaan. Ia menyarankan Oh Mi Seon untuk bersikap profesional.
3. Go Ma Jin

Go Ma Jin (diperankan oleh Lee Chang Hoon) resign dari Typhoon Trading karena situasi perusahaan yang semakin memburuk. Meski begitu, ia masih membantu Kang Tae Poong yang butuh orang untuk jadi pion dalam rencananya terhadap Pyo Bak Ho terkait gulungan kain dari Italia.
Pada tahun 1998, Go Ma Jin kembali ke perusahaan Typhoon Trading. Awalnya, ia agak kikuk dan canggung bekerja dengan Oh Mi Seon yang dulu adalah akuntan biasa sementara dirinya adalah kepala penjualan. Namun, ia tetap bisa bekerja sama dengan Kang Tae Poong maupun Oh Mi Seon.
4. Bae Song Jung

Bae Song Jung (diperankan oleh Lee Sang Jin) dulunya adalah agen logistik di Typhoon Trading yang mengurus proses ekspor dan impor. Namun, ia mengundurkan diri bersama pegawai lainnya saat situasi perusahaan semakin terpuruk. Meski begitu, ia sering datang ke kantor yang dijadikannya sebagai tempat belajar untuk ujian jadi pialang.
Saat Kang Tae Poong dan Oh Mi Seon sibuk mencari cara menjual 7.000 sepatu Shoe Park, Bae Song Jung membantu mereka. Ia menolong proses syuting hingga pembuatan video iklan untuk mempromosikan sepatu tersebut. Selain itu, ia juga membuatkan surat izin untuk ekspor yang merupakan dokumen penting sebelum mengirim pesanan ke luar negeri.
5. Wang Nam Mo

Wang Nam Mo (diperankan oleh Kim Min Seok) sebenarnya bukan bagian dari Typhoon Trading. Ia membantu karena Kang Tae Poong adalah sahabatnya. Setiap kali memerlukan bantuan tambahan saat melakukan sesuatu, Kang Tae Poong selalu menghubungi Wang Nam Mo yang selalu menyempatkan diri untuk datang.
Di episode 3, Wang Nam Mo datang ke pelabuhan malam-malam untuk membantu memindahkan banyak gulungan kain. Padahal, ia baru selesai ikut audisi. Ia juga meminjamkan jaketnya karena Kang Tae Poong bersikeras tidur di luar saat cuaca dingin demi menjaga gulungan kain. Selain itu, di episode 6, Wang Nam Mo juga membantu syuting video promosi sepatu Shoe Park.
6. Mr. Baek

Mr. Baek (diperankan oleh Jo Sang Gu) adalah sopir truk ekspedisi yang mengangkut barang-barang impor dan ekspor dari dan menuju pelabuhan. Di episode 1-2, ia dan rekan-rekannya dibayar untuk mengangkut gulungan-gulungan kain dari Italia yang dipesan Daebang Textile melalui Typhoon Trading.
Kang Tae Poong batal mengirim kain-kain itu ke Daebang Textile yang ternyata bangkrut. Namun, kain tersebut malah diambil Pyo Bak Ho dengan memakai kontrak yang tidak adil. Untungnya, Mr. Baek menyimpan beberapa gulungan kain yang kemudian dijual Kang Tae Poong kepada Pyo Bak Ho dengan harga tiga kali lipat. Uang itu dipakai sebagai modal awal bagi Kang Tae Poong.
Saat diambil alih Kang Tae Poong, perusahaan Typhoon Trading tidak memiliki uang, aset, bahkan pegawai. Meski begitu, Kang Tae Poong bertemu banyak orang yang membantunya untuk sukses. Saksikan terus lika-liku Kang Tae Poong sebagai CEO di tahun 1990-an dalam kelanjutan drakor Typhoon Family.






