Perjalanan Sukses Lazuna Chicken, Brand Kuliner Lokal Makassar
Lazuna Chicken telah menjadi salah satu brand kuliner lokal yang sangat diminati oleh masyarakat Makassar. Dari awalnya hanya sebuah kedai sederhana di Jalan Perintis Kemerdekaan 8 pada tahun 2018, kini Lazuna telah berkembang pesat dengan memiliki 21 outlet di wilayah Makassar dan Gowa.
Dengan konsep ayam krispi dan geprek, Lazuna terus memenuhi kebutuhan selera masyarakat setempat. Berbagai varian sambal pedas untuk penggemar geprek, saus beragam untuk ayam krispi, hingga inovasi menu manis seperti Naice Cream, semuanya tersedia di Lazuna. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk yang sesuai dengan permintaan pasar.
Salah satu faktor penting dalam pertumbuhan Lazuna adalah kehadiran pelanggan setia yang dikenal sebagai Zunavers. Mereka memberikan dukungan yang luar biasa, sehingga Lazuna bisa meraih berbagai penghargaan dan pengakuan dari masyarakat.
Founder Lazuna Chicken, Hasdar Haedar, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para pelanggan dan tim outlet. Ia juga berharap agar ke depan Lazuna dapat terus memberikan dampak positif bagi warga Makassar.
Penghargaan yang Diraih
Lazuna Chicken kembali mendapatkan penghargaan dalam ajang kuliner tahunan yang diselenggarakan di Hotel Four Point Makassar. Dalam survei yang dilakukan, Lazuna berhasil meraih 45,59 persen suara untuk kategori ayam krispi favorit dan 58,82 persen untuk kategori ayam geprek favorit. Ini menunjukkan bahwa brand ini tidak hanya populer, tetapi juga memiliki kualitas yang memenuhi harapan konsumen.
Profil Singkat Founder Lazuna Chicken
Hasdar Haedar adalah seorang pengusaha muda asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Ia lahir pada 10 Juli 1990 dan merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Sebelum mendirikan Lazuna Chicken, Hasdar pernah menjalankan bisnis waralaba bersama rekan pada tahun 2017. Namun, usaha tersebut tidak berkembang dan akhirnya bubar pada 2018. Meski begitu, ia tidak menyerah dan memutuskan untuk memulai brand baru yang lebih terjangkau dan mampu menciptakan lapangan kerja.
Modal awal usaha Lazuna berasal dari honor sebagai pegawai kontrak di PDAM Kota Makassar, sekitar Rp25 juta. Nama “Lazuna” dipilih karena terinspirasi dari kata dalam bahasa Bugis yang berarti bawang atau rempah, sebagai simbol cita rasa lokal yang khas.
Di media sosial, Hasdar aktif membagikan semangat kewirausahaan dan rasa syukur atas pencapaian Lazuna. Ia juga sering menyampaikan pesan motivasi kepada anak muda untuk berani memulai usaha dari hal-hal kecil.
Informasi Profil Lengkap
- Nama lengkap: Hasdar Haedar
- Tempat lahir: Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan
- Tanggal lahir: 10 Juli 1990
- Pendidikan: Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin Makassar
- Profesi: Pengusaha kuliner, Founder Lazuna Chicken






